SEMARANG (Jatengdaily.com)– Memaknai peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Semarang terus mendorong pengembangan Pusat Pembelajaran Minapolitan di Kampung Siroto, Kelurahan Gunungpati, Kota Semarang, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Yayasan Akar Bani Indonesia ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan berkelanjutan. Kegiatan tersebut turut melibatkan mahasiswa KKN Giat 16 UNNES dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Minalancar, RW 10 Kelurahan Gunungpati.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemanfaatan energi listrik untuk kegiatan produktif, PLN juga melakukan pemasangan dan penambahan daya listrik hingga 7.700 VA guna menunjang kelancaran operasional fasilitas produksi. Selain itu, kolam budidaya dilengkapi teknologi smart climate aquaculture berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi air dan iklim mikro secara terukur, sehingga pembudidaya dapat mengambil keputusan secara lebih tepat dan menekan risiko kegagalan panen.
Koordinator program, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menilai bahwa kesiapan Kampung Siroto sebagai ruang pembelajaran telah terbentuk dari pengalaman serta keterampilan masyarakat setempat. Keterlibatan aktif Pokdakan Minalancar menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan program dan pengembangan budidaya perikanan berbasis teknologi.
Manager PLN UPT Semarang, Achmad Ridwan, menyampaikan bahwa pengembangan Kampung Minapolitan Siroto merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi.
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial harus terus diwujudkan melalui tindakan nyata. Melalui program TJSL ini, PLN berkomitmen mendampingi masyarakat agar semakin mandiri, produktif, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Achmad Ridwan.
Sementara itu, General Manager PLN UIT JBT, Amiruddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat penting bagi seluruh insan PLN untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Nilai-nilai Pancasila mengajarkan pentingnya persatuan, kebersamaan, dan keadilan sosial. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program pemberdayaan yang mendorong kemandirian ekonomi, pemanfaatan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan. Inilah salah satu wujud kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Amiruddin.
Melalui sinergi antara PLN, perguruan tinggi, lembaga pendamping, dan masyarakat, Pusat Pembelajaran Minapolitan Kampung Siroto diharapkan dapat berkembang menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan energi produktif yang dapat direplikasi di wilayah lain. she


