MPWK FT Unissula Ajak Mahasiswa Berpikir Solutif Atasi Banjir, Smart City dan Penataan Ruang

Seleksi tertulis calon mahasiswa MPWK Angkatan Kedua. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program Pascasarjana S2 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang terus menegaskan komitmennya mencetak generasi perencana kota yang kritis dan inovatif.

Dalam diskusi terbatas mata kuliah Studio Pembangunan Kota yang diampu Dr. Agus Rochani, S.T., M.T., dan Dr. Abied Rizky Putra Muttaqien, S.T., M.T., M.PWK, mahasiswa akan diajak mendalami kasus-kasus krusial di berbagai wilayah Indonesia.

Agenda ini tidak hanya membahas permasalahan nyata, tetapi juga mendorong pemikiran kritis untuk menghasilkan solusi konkret yang dapat diterapkan di lapangan.

Diskusi tersebut akan mengarahkan mahasiswa MPWK Unissula menganalisis isu mendesak seperti banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Indonesia, konsep serta penerapan Smart City, kajian spasial keruangan, hingga kebijakan rencana penataan ruang.

“Kami akan mengarahkan mahasiswa agar tidak sekadar memahami masalah, tapi berpikir kritis dan menghasilkan solusi berkelanjutan,” ujar Dr. Agus Rochani, dosen pengampu mata kuliah tersebut.

Dia menekankan bahwa pendekatan studio ini meniru praktik profesional di dunia nyata, di mana perencana kota harus responsif terhadap dinamika lingkungan urban yang semakin kompleks.

Sebagai contoh, mahasiswa membahas kasus banjir di berbagai wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Jakarta, Semarang, dan daerah lain yang sering diperburuk oleh konversi lahan hijau menjadi pemukiman dan fungsi lain.

Konsep penanganan yang dapat diterapkan meliputi integrasi sistem drainase berbasis teknologi GIS (Geographic Information System) dengan pendekatan green infrastructure, seperti pembangunan taman retensi dan koridor hijau.

“Banjir bukan hanya masalah teknis, tapi juga soal kebijakan tata ruang yang inklusif. Smart City juga menjadi salah satu kajian utama mahasiswa MPWK Unissula,” tambah Dr. Agus Rochani.

Diskusi ini juga menyentuh aspek spasial keruangan, di mana mahasiswa mengeksplorasi optimalisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk mencegah konflik lahan antara industri, pertanian, dan permukiman.

“Melalui studio ini, kami ingin mahasiswa MPWK Unissula menjadi agen perubahan yang siap menghadapi tantangan urbanisasi nasional,” kata Dr. Abied Rizky Putra Muttaqien.

Pendekatan ini selaras dengan visi program pascasarjana Unissula yang menekankan pembelajaran berbasis kasus untuk membangun kemampuan analisis mendalam.

Seleksi Angkatan Kedua
Pada kesempatan yang sama, Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T., selaku Ketua Program Studi S2 MPWK Fakultas Teknik Unissula, mengumumkan bahwa program ini telah memasuki angkatan kedua.

Seleksi administrasi untuk periode semester genap 2025/2026 telah dilaksanakan secara online pada Selasa, 24 Februari 2026. Tahap seleksi wawancara dijadwalkan pada Kamis, 26 Februari 2026, juga secara daring untuk memudahkan calon mahasiswa dari berbagai daerah.

Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Unissula dirancang untuk mencetak lulusan unggul dalam analisis dan perencanaan wilayah serta kota, serta tanggap terhadap bencana yang sering terjadi di Indonesia.

Kurikulum mencakup mata kuliah seperti Pembangunan Wilayah dan Kota, Perencanaan Transportasi, Analisis Spasial, serta Kebijakan Lingkungan Urban. Lulusan diharapkan menjadi profesional kompeten menghadapi isu global seperti perubahan iklim, urbanisasi masif, dan ketimpangan spasial.

“Kami fokus pada pengembangan soft skills seperti berpikir kritis dan leadership, sehingga lulusan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional,” jelas Dr. Mohammad Agung Ridlo.

Sejak berdiri, program S2 MPWK Unissula telah menarik minat sarjana dari berbagai latar belakang, termasuk perencana muda, dosen program PWK/planologi, pegawai pemerintah daerah, serta aktivis lingkungan.

Lulusan diharapkan menjadi tulang punggung solusi pembangunan wilayah dan kota. “Program ini bukan hanya gelar, tapi investasi untuk masa depan kota-kota Indonesia yang berkelanjutan,” tegas Dr. Mohammad Agung Ridlo.

Unissula, sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Jawa Tengah, terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan berkualitas.

Dengan angkatan kedua ini, kami mengajak putra-putri bangsa membentuk masa depan wilayah dan kota Indonesia yang lebih baik.

Jangan lewatkan kesempatan emas ini!. Daftarkan diri Anda sekarang untuk bergabung dengan angkatan kedua Program Pascasarjana S2 MPWK Unissula.

Informasi lengkap pendaftaran, syarat, dan jadwal hubungi Bu Fathin di 0898-5568-690. Kunjungi juga website resmi Fakultas Teknik Unissula atau media sosial @mpwk.unissula untuk update terbaru.st

Share This Article
Exit mobile version