AMBARAWA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Semarang berlangsung hangat dan penuh semangat di Gedung Pemuda, Ambarawa, Sabtu (12/9/2026).
Tak sekadar perayaan rutin, momen ini menjadi panggung bagi ratusan pendidik untuk memperjuangkan pengakuan status profesi serta kesetaraan hak yang selama ini terus didorong.
Sebanyak 859 guru PAUD yang mewakili 19 kecamatan di Kabupaten Semarang hadir memadati lokasi acara. Perjuangan para pendidik ini turut mendapat perhatian langsung dari Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., Wakil Bupati Semarang Dra. Hj. Nur Arifah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Bagus Suryokusumo, S.Pd., Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Drs. Pujo Pramujito, hingga Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Semarang Drs. H. Umar Sujadi.
Pengabdian Panjang dan Harapan Kesetaraan
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Semarang, Ulfa Maria, S.E., M.Pd., menegaskan bahwa tema “Nyalakan Asa” yang diusung pada HUT kali ini memuat pesan mendalam.
Bagi organisasi, perjuangan menuntut kesetaraan bukan semata-mata mengenai aspek kesejahteraan finansial, melainkan bagian integral dari penguatan fondasi pendidikan anak usia dini secara keseluruhan.
”Tema ini menjadi pengingat bahwa guru PAUD telah memberikan pengabdian yang panjang untuk anak-anak. Karena itu, perjuangan untuk mendapatkan pengakuan dan kesetaraan harus terus dinyalakan,” tegas Ulfa.
Ia berharap aspirasi ini dapat bermuara pada lahirnya kebijakan konkrit yang memberikan penghargaan layak bagi para pendidik di lapangan.
Kisah 20 Tahun Pengabdian dan Dukungan Pemkab
Potret perjuangan tersebut salah satunya tercermin dari kisah Afrida Mutoharoh, seorang guru PAUD asal Kecamatan Tuntang. Selama dua dekade mengabdi, Afrida bertahan dengan honor yang relatif sangat terbatas, yakni sekitar Rp100 ribu.
Demi mencukupi kebutuhan harian, ia melakoni berbagai pekerjaan sampingan—mulai dari berjualan kerupuk serabutan, bekerja paruh waktu, hingga membuka les di malam hari—tanpa pernah menyurutkan langkahnya untuk mendidik anak usia dini.
Menanggapi realitas tersebut, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi dan mendukung penuh langkah para guru PAUD.
Senada dengan hal itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Pujo Pramujito menyampaikan kesiapan jajarannya dalam memfasilitasi penyampaian aspirasi ini ke tingkat pusat di Senayan.
Semangat Kebersamaan lewat Seni dan Kreativitas
Di balik hangatnya perbincangan mengenai pengakuan profesi, suasana peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI tetap diwarnai keceriaan dan solidaritas antaranggota. Rangkaian acara diisi dengan pemutaran video dokumenter perjuangan guru PAUD, flashmob bersama lewat lagu “Ayo Dolan”, hingga sajian pertunjukan tari “Wonderland Indonesia”.
Kemeriahan kegiatan ini membuktikan bahwa di tengah perjuangan menuntut hak dan kesetaraan, para pendidik PAUD di Kabupaten Semarang senantiasa memiliki energi positif dan kreativitas tinggi untuk mendampingi tumbuh kembang generasi penerus bangsa. St


