Pemkab Demak Beri Apresiasi Hafidz-Hafidzoh, 200 Santri Penghafal 30 Juz Terima Bansos

Bupati dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Muhammad Badruddin dan Plt Kabag Kesra Setda Demak H Ungguh Prakoso dan perwakilan dari Bank Jateng Aditya saat menyerahkan bantuan sosial bagi hafidz dan hafidzoh penghafal 30 juz. Foto : sari jati
DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak kembali menyalurkan bantuan sosial kepada para santri penghafal Al-Qur’an dalam program Tanfidz bagi hafidz dan hafidzoh yang telah menghafal 30 juz. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendapa Satya Bhakti Praja, Senin (16/03/2026).
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah SE mengatakan, program bantuan sosial bagi para penghafal Al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Demak yang terus dijalankan secara konsisten. Bahkan, tahun ini menjadi tahun kelima pelaksanaan program tersebut.
“Pemberian bantuan sosial kepada para hafidz dan hafidzoh ini merupakan program unggulan kami. Saat ini sudah memasuki tahun kelima dan Alhamdulillah bisa konsisten menjalankannya,” ujar Eisti’anah.
Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu sebanyak 100 santri menerima bantuan, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 200 santri yang masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp2 juta.
“Tahun lalu ada 100 orang masing-masing menerima Rp2 juta. Tahun ini bertambah menjadi 200 santri. Memang jika dilihat dari nominal mungkin tidak seberapa, tetapi ini adalah bentuk kasih sayang dan perhatian kami kepada para hafidz dan hafidzoh yang telah menjaga Al-Qur’an,” katanya.
Bupati juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan tetap mematuhi aturan dan mekanisme yang berlaku, mengingat bantuan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga harus dipertanggungjawabkan secara administratif.
“Ini adalah amanah dari APBD yang diberikan kepada masyarakat sehingga harus taat regulasi. Kami ingin bantuan ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga aman secara birokrasi,” jelasnya.
Selain itu, Eisti’anah juga menitipkan doa kepada para santri agar mendoakan Kabupaten Demak agar selalu dalam kondisi aman, nyaman, dan sejahtera, serta dijauhkan dari berbagai musibah.
“Kami selalu titip doa kepada para hafidz dan hafidzoh, karena doanya lebih mudah diijabah Allah SWT. Semoga Demak selalu aman, nyaman dan kami yang diberi amanah memimpin daerah ini diberi kemudahan dalam mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Kabag Kesra Setda Demak H. Ungguh Prakoso menjelaskan bahwa bantuan sosial tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada para santri yang telah berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an sekaligus sebagai motivasi bagi generasi muda lainnya.
“Bantuan ini merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Demak kepada adik-adik hafidz dan hafidzoh yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an. Harapannya, semakin banyak generasi muda di Demak yang menempuh pendidikan Tanfidz sehingga tercipta lebih banyak hufadz di Kabupaten Demak,” kata Ungguh.
Ia menambahkan, total terdapat 200 santri dari sekitar 60 pondok pesantren di Kabupaten Demak yang menerima bantuan tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Demak KH Muhammad Badruddin serta perwakilan dari Bank Jateng Cabang Demak. rie-she
Share This Article
Exit mobile version