Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Data, Untag Semarang Boyong 7 Perguruan Tinggi dalam Proyek FIND4S

Kegiatan yang diselenggarakan di Grha Kebangsaan UNTAG Semarang ini menjadi forum strategis bagi tujuh perguruan tinggi mitra di Jawa Tengah untuk mengevaluasi realisasi pengadaan peralatan laboratorium sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pangan berbasis data yang berkelanjutan. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan tinggi berbasis inovasi dengan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Work Package (WP) 5 Project FIND4S (Enhancing Higher Education Capacity for Sustainable Data Driven Food Systems in Indonesia).

Kegiatan yang diselenggarakan di Grha Kebangsaan UNTAG Semarang ini menjadi forum strategis bagi tujuh perguruan tinggi mitra di Jawa Tengah untuk mengevaluasi realisasi pengadaan peralatan laboratorium sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pangan berbasis data yang berkelanjutan.

Rapat koordinasi dihadiri oleh para dekan, ketua program studi, serta Person in Charge (PIC) Project FIND4S dari Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Semarang, Universitas Tidar, Universitas Nasional Karangturi Semarang, Universitas Semarang, Universitas PGRI Semarang, dan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.

Project FIND4S merupakan program penguatan kapasitas perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan fasilitas laboratorium untuk mendukung pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan melalui pemanfaatan data dan teknologi.

Dalam rapat tersebut, setiap perguruan tinggi mitra memaparkan capaian realisasi pengadaan peralatan laboratorium yang didanai melalui Project FIND4S.

Paparan meliputi jenis peralatan yang telah diperoleh, kesesuaian dengan rencana pengadaan, serta kontribusinya dalam mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain menyampaikan progres pengadaan, para peserta juga berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan proses pengadaan, mulai dari strategi yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, hingga berbagai solusi yang berhasil dilakukan agar seluruh tahapan dapat terlaksana sesuai target proyek.

Diskusi berlangsung secara aktif, dinamis, dan konstruktif sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi antarmitra serta memastikan implementasi Work Package 5 berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel.

Melalui forum koordinasi ini, seluruh perguruan tinggi mitra menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas laboratorium yang telah tersedia guna meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik, memperkuat riset dan inovasi, serta menghasilkan luaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang berkelanjutan.

Hasil rapat koordinasi ini juga menjadi bagian penting dalam proses monitoring dan evaluasi Project FIND4S, sekaligus mempererat sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mewujudkan target program secara berkelanjutan.

Ke depan, kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan inovasi-inovasi strategis yang memperkuat kapasitas perguruan tinggi Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan. St

Share This Article
Exit mobile version