Senam Massal Haornas Ke-43, Bupati Demak Kampanyekan “Gen Wali Ojo Korupsi”

Bupati dr Hj Eisti'anah bersama Wabup KH Muhammad Badruddin dan Forkompimda Kabupaten Demak serta para kepala OPD dan BUMD berfoto bersama peserta senam massal Haornas 2026. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Senam massal memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Kabupaten Demak tak sekadar menjadi ajang menjaga kebugaran. Di tengah gerakan senam, Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menggelorakan kampanye “Senam Dendang Gen Wali Ojo Korupsi” sebagai pesan untuk membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman GOR Kalijaga Demak itu menjadi momentum bagi Pemkab Demak untuk menyatukan semangat hidup sehat dengan penguatan integritas. Bupati Eisti’anah mengajak seluruh masyarakat membawa nilai-nilai sportivitas dalam olahraga ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan publik.

“Semangat olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas harus kita bawa pula dalam kehidupan sehari-hari. Menang dengan cara yang benar, bekerja dengan cara yang benar, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh integritas,” kata bupati, Jumat (18/09/2026).

Menurutnya, budaya antikorupsi tidak cukup hanya disampaikan melalui sosialisasi. Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, transparansi, serta keberanian menolak segala bentuk korupsi perlu ditanamkan dan dilakukan bersama-sama.

Karena itu, kampanye “Gen Wali Ojo Korupsi” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan dalam kegiatan senam. Gerakan tersebut didorong menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan dan masyarakat Demak yang bersih, jujur dan berintegritas.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan sosialisasi antikorupsi dan menggelorakan kampanye ‘Senam Dendang Gen Wali Ojo Korupsi’ sebagai gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus budaya pemerintahan dan masyarakat yang bersih, jujur, serta berintegritas,” ujarnya, didampingi Plt Kepala Dinpora Endah Cahya Rini serta Inspektur Daerah Kabupaten Demak Kurniawan Arifendi.

Bupati Eisti’anah menegaskan, masyarakat yang sehat tidak hanya ditandai dengan tubuh yang bugar. Menurutnya, kesehatan harus berjalan beriringan dengan sikap dan perilaku yang baik. Semangat bergerak dan menjaga kebugaran juga harus dibarengi komitmen menjaga integritas.

“Demak yang sehat bukan hanya Demak yang masyarakatnya aktif berolahraga, tetapi juga Demak yang masyarakat dan pemerintahannya menjunjung tinggi kejujuran serta menolak korupsi,” pungkasnya.rie-she

Share This Article
Exit mobile version