Setetes Darah, Sejuta Senyum: Aksi Nyata Mahasiswa Teknik Kimia Untag Semarang Hidupkan Harapan Sesama

3 Min Read
Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Untag Semarang berkolaborasi bersama Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Dr. Kariadi Semarang, menggelar aksi donor darah di Graha Kebangsaan, Kampus Untag Bendan Semarang, Selasa 23 Juni 2026. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana di Graha Kebangsaan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang pada Selasa (23/6/2026) tampak berbeda dari biasanya. Riuh rendah obrolan mahasiswa berpadu hangat dengan kesibukan para tenaga medis.

Hari itu, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Untag Semarang membuktikan bahwa peran mahasiswa tak melulu soal ruang kelas dan tumpukan diktat kuliah, melainkan juga tentang kepedulian yang menyentuh nadi masyarakat.

​Lewat kolaborasi apik bersama Unit Transfusi Darah (UTD) RSUP Dr. Kariadi Semarang, mereka menggelar aksi donor darah. Mengusung tema yang menyentuh hati, “Setetes Darah Hari Ini, Sejuta Senyum Esok Hari”, agenda ini sukses memantik empati seisi kampus.

Suasana pelaksanaan donor darah yang digelar mahasiswa Teknik Untag Semarang. Foto: dok

​Sejak pagi, antusiasme sivitas akademika dan keluarga besar Untag Semarang begitu terasa. Tercatat ada 77 orang yang rela mengantre dan mendaftarkan diri demi bisa berbagi.

Meski setelah melalui skrining kesehatan yang ketat hanya 46 orang yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat medis, semangat itu tidak luntur. Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi simbol perjuangan bersama untuk kemanusiaan.

​”Donor darah ini bukan sekadar program kerja rutin, tapi bentuk kepedulian sosial yang nyata. Kami sangat bersyukur atas tingginya antusiasme teman-teman,” ujar Ketua HMTK Untag Semarang, Mutiara Dwi Ratnasari dengan mata berbinar.

“Setiap kantong darah yang berhasil dihimpun hari ini sangat berarti bagi pasien di luar sana yang sedang berjuang untuk sembuh.” ujarnya.

​Aksi nyata ini menepis anggapan bahwa organisasi mahasiswa hanya sibuk dengan urusan internal. Bagi mereka, inilah arti sesungguhnya dari “Mahasiswa Berdampak”—sebuah gerakan yang hadir membawa solusi dan manfaat langsung bagi dunia kesehatan, sekaligus membantu menjaga stabilitas stok darah di RSUP Dr. Kariadi.

​Langkah konkret anak-anak muda ini pun memanen pujian dari pihak fakultas. Dekan Fakultas Teknik Untag Semarang, Dr. Ir. Bambang Widodo, M.T. tak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas inisiatif humanis yang dimotori oleh mahasiswanya tersebut.

​”Mahasiswa zaman sekarang tidak hanya dituntut unggul di bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan jiwa kemanusiaan yang tinggi,” ungkap Dekan, mengapresiasi program yang dinilai memberikan dampak instan bagi masyarakat luas ini.

​Lewat tetesan darah yang disumbangkan di Graha Kebangsaan, HMTK Untag Semarang berharap virus kebaikan ini menular dan merawat budaya berbagi di lingkungan kampus.

Pada akhirnya, sebotol darah mungkin tampak sederhana di mata sebagian orang, namun bagi mereka yang sedang bertaruh nyawa di ruang persalinan atau meja operasi, tetesan itu adalah penyambung asa dan alasan untuk tersenyum esok hari. St

 

 

Share This Article
Exit mobile version