Tebar Kebahagiaan MTQ Nasional 2026, Pejuang Ojol dan Warga Bisa Makan Kuliner Khas Semarang Gratis di Kantor Kemenag

Kemenag Kota Semarang menggelar aksi sosial berupa pembagian makanan gratis setiap hari bagi warga dan tamu yang melintas. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)  — Suasana hangat dan semarak menyelimuti Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang pada Senin (14/9/2026).

Dalam rangka menyambut dan menyukseskan gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 yang menunjuk Kota Semarang sebagai tuan rumah, Kemenag Kota Semarang menggelar aksi sosial berupa pembagian makanan gratis setiap hari bagi warga dan tamu yang melintas.

​Pranata Humas (Prahum) Kemenag Kota Semarang, Nova Budi Aristin, menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan penuh oleh Kemenag Kota Semarang sebagai bentuk antusiasme dan kebahagiaan menyambut kedatangan para kafilah.

​”Kami ikut menyambut para kafilah dan merasa bahagia karena Kota Semarang menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026. Niatnya berbagi kebahagiaan pada momentum ini,” ujar Nova saat ditemui di lokasi, Senin (14/9).

​Program makan gratis ini berlangsung hingga Jumat, 18 September 2026, setiap pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Setiap harinya, Kemenag menyediakan sebanyak 300 porsi makanan khas Semarang yang bervariasi antara 3 hingga 4 item menu per hari.

​”Menu yang disajikan khas Semarang. Hari ini ada mie kopyok, tahu gimbal, lumpia, dan tahu petis. Besok ada es puter, dan hari Jumat rencananya ada nasi goreng babat,” tambah Nova.

​Sasaran program ini mencakup seluruh elemen masyarakat, mulai dari kafilah, official, ASN Kemenag, hingga masyarakat umum seperti tukang ojek online dan warga sekitar yang melintas.

Kehadiran program ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang sedang mengurus administrasi di kantor Kemenag. Salah satunya adalah Sumardi, warga Lumbungsari, Kalicari, yang datang bersama istrinya.

Sumardi, warga Lumbungsari, Kalicari, yang datang bersama istrinya. Foto: dok
Sumardi, warga Lumbungsari, Kalicari, bersama istrinya menikmati makan siang gratis di Kantor Kemenag Semarang Foto: dok

Sumardi yang juga merupakan takmir Musala Darussalam Lumbungsari mengapresiasi tinggi inisiatif pelayanan ramah ini saat tengah mengantar anaknya mendaftar haji.

​”Program seperti ini sangat bagus dan menyenangkan bagi masyarakat. Kita yang sedang mengurus keperluan, seperti hari ini saya mengantar anak daftar haji, jadi merasa sangat diperhatikan dan disambut hangat,” ungkap Sumardi penuh apresiasi.

Dukungan DIPA dan Pengerahan Massa

​Kasubag TU Kemenag Kota Semarang, H. Dony Aldise Harahap, S.Kom., M.A.P., menegaskan bahwa penganggaran program makan gratis ini dialokasikan langsung dari DIPA Kantor Kemenag Kota Semarang untuk menyukseskan MTQ Nasional ke-31.

​Meski tidak menjadi lokasi perlombaan — dengan majelis terdekat berada di Rumah Dinas Wali Kota Semarang — area Kantor Kemenag berdekatan dengan Asrama Haji Transit Semarang yang menampung kafilah dari berbagai daerah, seperti DIY Yogyakarta.

​Selain sajian kuliner gratis, Dony memaparkan berbagai peran strategis Kemenag Kota Semarang selama gelaran MTQ Nasional:

Pengerahan Massa Majelis: Mengerahkan siswa-siswi madrasah untuk meramaikan 10 majelis lomba dari total majelis yang ada.

Dukungan Rekor MURI Pembukaan: Mengerahkan sekitar 10.800 partisipan untuk mendukung pencapaian rekor MURI menyanyikan Mars MTQ saat acara pembukaan.

Pawai Taaruf & Talk Show: Berpartisipasi aktif dalam pawai taaruf serta mengisi stan pameran Bimas Islam, di mana para Kepala KUA, Kasie Bimas, dan penyuluh Kemenag hadir menjadi narasumber talk show Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

​Melalui berbagai dukungan teknis dan aksi sosial ini, Kemenag Kota Semarang berharap kemeriahan MTQ Nasional XXXI dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Kota Semarang. St

Share This Article
error: Content is protected !!
Exit mobile version