SEMARANG (Jatengdaily.com)– Tim Mahasiswa Sewu Lawang Electric Vehicle (EV) Rekayasa Perancangan Mekanik Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) berhasil meraih Juara 3 kategori Endurance dalam ajang Kompetisi Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2026 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Bandung (Polban) pada 21–25 September 2026.
Prestasi ini menjadi hasil dari kerja keras seluruh anggota tim yang telah mengembangkan mobil listrik dari nol selama kurang lebih enam bulan, sejak Maret hingga Agustus 2026.
KMLI merupakan kompetisi tahunan bergengsi yang mempertemukan tim-tim mobil listrik karya mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Kompetisi ini mempertandingkan sejumlah kategori uji performa, di antaranya akselerasi, pengereman, slalom, daya tanjak, dan endurance — kategori yang menguji daya tahan kendaraan secara menyeluruh, mulai dari efisiensi energi hingga konsistensi performa sepanjang lintasan.
Di bawah kepemimpinan Ardelian Adityas Saputra selaku General Manager, tim yang menamakan diri Sewu Lawang RPM ini menjalani proses panjang dalam merancang, membangun, dan mengembangkan kendaraan listrik untuk menghadapi tantangan kompetisi.
Tim beranggotakan 18 mahasiswa inti dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi UNDIP, yang terbagi ke dalam divisi teknis Analisis Desain, Rangka Kendaraan, Dinamika Kendaraan, dan Kontrol Listrik serta divisi nonteknis yang meliputi Sekretaris, Bendahara, Sponsorship, dan Publikasi.
Selama enam bulan masa pengembangan, seluruh anggota tim berkolaborasi dalam berbagai tahapan, mulai dari perancangan konsep, pembuatan rangka dan komponen, pengembangan sistem kelistrikan dan kontrol, hingga proses perakitan dan pengujian kendaraan bernama Sewu Lawang EV. Kendaraan ini dirancang dengan fokus pada efisiensi energi dan ketahanan performa, agar mampu bertahan menempuh jarak uji dalam waktu panjang tanpa kehilangan konsistensi tenaga.
Kategori Endurance menjadi salah satu tantangan utama dalam kompetisi ini. Tim dituntut untuk mengoptimalkan performa kendaraan, efisiensi penggunaan energi, serta ketahanan sistem selama perlombaan. Hasil kerja keras tersebut mengantarkan Sewu Lawang RPM meraih posisi ketiga pada kategori Endurance KMLI 2026.
Dalam proses pengembangan dan persiapan kompetisi, tim mendapatkan bimbingan dari Susastro, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing, serta dukungan akademik dari Ketua Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Dr. Sri Utami Handayani, S.T., M.T.
Bimbingan dan dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim, baik selama proses perancangan maupun persiapan menghadapi kompetisi.
Bagi Ardelian Adityas Saputra, pencapaian ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja sama seluruh anggota tim yang telah berjuang bersama sejak tahap awal pembangunan kendaraan. Mengembangkan mobil listrik dari nol dalam waktu enam bulan menjadi pengalaman berharga, sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu teknik yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam proyek nyata.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi kendaraan listrik di lingkungan Universitas Diponegoro. Pengalaman dari KMLI 2026 diharapkan dapat menjadi bekal bagi tim untuk meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat kolaborasi, dan menghadapi kompetisi berikutnya. she


