SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (PkM USM) menyelenggarakan pelatihan mengenai “Pentingnya Kaderisasi Anggota Keluarga sebagai Pengelola Profesional dalam Keberlanjutan Usaha Kecil Menengah (UKM)” bagi para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada 9 April 2026.
Tim PkM USM terdiri atas Guruh Mulia Widayat, SE, MM, anggota Dr. Dc Kuswardani, MM, Lusa Mara, SE, MM, dan Dr. Ani Setyowati, SE, MSi. Mereka dibantu oleh dua mahasiswa Fakultas Ekonomi USM, yaitu Marcellino Valent Gusna dan Sabilla Syabrina Josivo.
Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan pihak Kantor Kelurahan Brumbungan, Semarang, sebagai bentuk sinergi dalam memberdayakan potensi ekonomi lokal melalui tata kelola usaha yang lebih terstruktur.
Menurut Guruh, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan kemampuan para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan dalam mempersiapkan serta membina anggota keluarga mereka agar siap menjadi pengelola bisnis yang profesional.
Selain itu, langkah kaderisasi ini merupakan strategi krusial untuk mengatasi tantangan keberlanjutan usaha dan regenerasi kepemimpinan, yang sering kali menjadi hambatan dalam mempertahankan eksistensi UKM di masa depan.
Dia berharap, pelatihan tersebut dapat mentransformasi metode pengelolaan usaha yang awalnya bersifat tradisional menjadi manajemen yang lebih profesional, sekaligus membina kelompok usaha agar siap menghadapi dinamika pasar yang semakin modern.
“Kami berharap, dengan mengoptimalkan pemahaman mengenai kaderisasi melalui pelatihan dan pendampingan ini, para pelaku UKM di Kelurahan Brumbungan mampu menyiapkan generasi penerus yang kompeten untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka secara mandiri,” ujarnya.
Respons para pelaku UKM sebagai peserta sangat positif. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber selama kegiatan berlangsung. Peserta juga mengharapkan adanya kegiatan lanjutan untuk pendalaman materi beserta praktik langsung dalam menyusun rencana suksesi usaha keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, katanya, para mahasiswa berpartisipasi aktif dengan mempersiapkan seluruh komponen pelatihan, memberikan edukasi mengenai langkah-langkah administratif dalam pengelolaan usaha, serta menyiapkan peralatan dan perlengkapan pendukung lainnya untuk kelancaran acara. St


