Transformasi UMKM Rembang: Soya Hargro Tumbuh Pesat Berkat Pendampingan RB Semen Gresik

3 Min Read
Transformasi UMKM Rembang: Soya Hargro Tumbuh Pesat Berkat Pendampingan RB Semen Gresik. Foto:dok

REMBANG (Jatengdaily.com) – PT Semen Gresik melalui Rumah BUMN (RB) Rembang terus mendorong pengembangan UMKM di wilayah operasional. Salah satunya produk susu kedelai ‘Soya Hargro’ milik Suhartono, pelaku UMKM asal Rembang yang menghadirkan minuman bernutrisi bagi masyarakat.

Berangkat dari kondisi bahwa Rembang bukan daerah penghasil susu, Suhartono mulai merintis usaha susu kedelai sejak 2006 dengan proses belajar dan pengembangan secara bertahap. Perjalanan tersebut semakin kuat setelah mendapatkan pendampingan dari RB Rembang, sekaligus penguatan legalitas usaha bernama UD Agrosari.

Suhartono menjelaskan, nama ‘Soya Hargro’ berasal dari bahasa Jepang shoyu yang berarti kecap kedelai, yang menggambarkan kedelai sebagai sumber kebaikan alami kaya gizi, nutrisi, dan mineral. ‘Soya’ berarti kebaikan dari kedelai, sedangkan ‘Hargro’ merupakan gabungan Harto dan agro yang melambangkan keterhubungan pemilik usaha dengan hasil alam dan petani.

Sejak bergabung sebagai UMKM binaan Rumah BUMN Rembang pada 2014, UD Agrosari terus menunjukkan perkembangan. “Sebelum bergabung, omzet kami sekitar Rp 2 juta per bulan, dan setelah bergabung RB Rembang, kini omzet bisa mencapai Rp 17,5 juta per bulan, sekaligus memperluas jangkauan pasar ke 40 outlet yang tersebar di area Rembang,” ungkap Suhartono.

Suhartono pun mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Semen Gresik melalui RB Rembang. Berkat pembinaan dan pendampingan yang diberikan, usaha Soya Hargro bisa bertahan di tengah tantangan dan kini berkembang lebih baik,” ujarnya.

Senior Manager of Communication & CSR PT Semen Gresik, Taufik Susanto, menyampaikan bahwa pertumbuhan UMKM binaan menjadi indikator keberhasilan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan. Pendampingan yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan dinilai mampu mendorong pelaku usaha menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Taufik Susanto menegaskan bahwa perusahaan terus memperkuat peran RB Rembang sebagai pusat pengembangan UMKM yang terintegrasi, baik dalam peningkatan kapasitas usaha maupun perluasan akses pasar melalui berbagai program strategis dan kolaboratif.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui fasilitasi keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran-pameran nasional hingga internasional, seperti INACRAFT dan Tong Tong Fair di Belanda. Diharapkan, produk lokal seperti susu kedelai Soya Hargro dapat semakin dikenal, menembus pasar yang lebih luas, serta berkontribusi terhadap perekonomian daerah. St

Share This Article
Exit mobile version