JAKARTA (Jatengdaily.com)- Ulang tahun ke-12 Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia mendapat kado istimewa dari internal organisasi. Kado tersebut datang dari salah satu anggotanya yang juga sastrawan dan seniman multidisiplin, Saidy Poe, berupa hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.
Saidy Poe dikenal sebagai seniman serba bisa. Selain piawai merangkai kata dalam puisi, ia juga aktif di bidang musik serta desain cetak. Karya terbarunya itu pun menjadi kejutan manis bagi FORWAN menjelang perayaan ulang tahun ke-12.
Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, mengungkapkan awal mula terciptanya hymne tersebut berangkat dari candaan serius.
“Saya tadinya cuma ngetes Mas Saidy, yang ngaku lagi ‘ngamen’, kalau saya tagih soal desain proposal yang saya pesan. Kalau benar dia seorang pengamen, pasti bisa ciptakan lagu. Lalu saya tantang sekalian, ‘Coba bikin lagu hymne Anugerah Kartini Musik dan Film.’ Jawabannya cuma, ‘Insya Allah ya,’” ujar Buyil.
Namun setelah itu, Saidy Poe menghilang, sempat tak memberi kabar. Beberapa desain proposal yang dipesan pun belum juga selesai. Di tengah situasi tersebut, Buyil mengaku sedang diliputi kegelisahan karena sejumlah persoalan organisasi yang belum terurai.
“Lagi galau, tiba-tiba masuk WhatsApp berisi musik dan syair. Pas saya dengarkan, kok enak. Liriknya juga pas banget dengan ruh dan materi Anugerah Kartini Musik dan Film,” tutur Buyil.
Untuk memastikan kualitas karya tersebut, Buyil kemudian meminta pendapat sejumlah pengurus FORWAN yang juga berlatar belakang musisi, salah satunya Ratna Listy.
“Bagus dan keren, Mas. Jadi nggak perlu ditambah-tambah apa pun lagi,” kata Ratna Listy melalui sambungan telepon.
Respons senada juga disampaikan Dodon Kepala Sekolah Chics Musik. “Mantap,” ujarnya singkat. she
