Untag Semarang Dukung Penguatan Program FORC3S dalam Audiensi FIND4S Indonesia di KBRI Belgia

Universitas 17 Agustus 1945 Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis data dan keberlanjutan melalui partisipasi aktif dalam program internasional FIND4S Indonesia.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas 17 Agustus 1945 Semarang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ketahanan pangan berbasis data dan keberlanjutan melalui partisipasi aktif dalam program internasional FIND4S Indonesia.

Komitmen ini tercermin dari keterlibatan dosen Untag Semarang dalam audiensi delegasi FIND4S Indonesia bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa.

Audiensi yang berlangsung di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belgia tersebut menjadi forum strategis untuk memaparkan pengembangan program lanjutan bertajuk FORC3S (Food Research for Safety, Security, and Sustainability). Gagasan ini disampaikan oleh Dr. Yoga Pratama selaku Koordinator FIND4S Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, UNTAG Semarang diwakili oleh Dr. Enny Purwati Nurlaili yang hadir bersama perwakilan berbagai perguruan tinggi anggota konsorsium FIND4S Indonesia.

Kehadiran ini menegaskan kontribusi nyata UNTAG Semarang dalam pengembangan riset dan implementasi sistem pangan berkelanjutan di tingkat global.
Program FORC3S merupakan pengembangan dari program FIND4S yang telah berjalan selama dua tahun dari total rencana tiga tahun pelaksanaan.

Program ini menjadi bagian dari kerja sama dengan Konsorsium Erasmus Plus yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi ternama di Eropa, antara lain KU Leuven sebagai koordinator, Hochschule Anhalt, University College Dublin, serta Universidade Católica Portuguesa.

Dalam pemaparannya, Dr. Yoga menekankan bahwa program FORC3S diharapkan memperoleh dukungan penuh dari pihak kedutaan, mengingat implementasinya melibatkan masyarakat, khususnya kelompok usaha produktif di bawah binaan pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa, Andy Rachmianto, menyampaikan apresiasi atas pengembangan program FORC3S serta menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan.

Dukungan tersebut dinilai sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian keikutsertaan delegasi FIND4S Indonesia dalam 14th Biennial International Conference on Food Simulation (FOODSIM 2026) yang diselenggarakan pada 15–17 April 2026 di Kampus Ghent milik KU Leuven, Belgia.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang tergabung dalam konsorsium FIND4S Indonesia, Untag Semarang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan ketahanan pangan berbasis data.

Melalui keterlibatan aktif dalam program internasional ini, Untag Semarang diharapkan mampu memperluas jejaring kolaborasi global, memperkuat kompetensi akademik, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem pangan yang aman, berkelanjutan, dan berbasis teknologi di Indonesia. ST

Share This Article
Exit mobile version