Untag Semarang Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdaya Saing Global

3 Min Read
Untag Semarang menggelar rapat kerja pimpinan universitas hingga program studi yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum, belum lama ini. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Universitas 17 Agustus 1945 Semarang terus memperkuat komitmennya menjadi perguruan tinggi berdaya saing global melalui penyusunan berbagai strategi pengembangan kampus dalam rapat kerja pimpinan universitas hingga program studi yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum, belum lama ini.

Rapat kerja tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan kampus beberapa tahun ke depan dengan fokus utama pada penguatan internasionalisasi, peningkatan kualitas akademik, serta perluasan jejaring kerja sama internasional.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan menghadirkan para pimpinan universitas, dekan, dan ketua program studi untuk membahas langkah-langkah konkret dalam meningkatkan reputasi Untag Semarang di tingkat internasional. Penguatan tidak hanya dilakukan pada bidang pendidikan, tetapi juga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga transformasi layanan berbasis digital.

Rektor Prof. Dr. Drs. Suparjo, MP menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini harus mampu bergerak lebih adaptif dan progresif dalam menghadapi persaingan global.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya berkembang di tingkat lokal maupun nasional. Untag Semarang harus memiliki orientasi global agar mampu melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujarnya dalam arahannya kepada peserta rapat kerja.

Dalam pembahasan strategis tersebut, sejumlah program studi diproyeksikan untuk meraih akreditasi internasional sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu akademik. Fakultas Hukum menjadi salah satu unit yang dipersiapkan untuk memperkuat kualitas pendidikan sesuai standar global guna meningkatkan reputasi institusi.

Selain itu, Untag Semarang juga akan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan industri di kawasan Asia maupun Eropa. Langkah tersebut melanjutkan kolaborasi internasional yang sebelumnya telah terjalin, termasuk bersama Uni Eropa melalui program FIND4S dalam pengembangan kurikulum di Fakultas Teknologi Pertanian.

Di bidang pelayanan mahasiswa, kampus juga mendorong pengembangan sistem informasi terintegrasi guna menghadirkan layanan akademik dan administrasi yang lebih cepat, modern, dan efisien.

Tak hanya itu, strategi penerimaan mahasiswa baru turut diarahkan untuk menjangkau calon mahasiswa dari beberapa negara tetangga. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan atmosfer kampus multikultural sekaligus memperluas eksistensi Untag Semarang di tingkat internasional.

Melalui rapat kerja ini, Untag Semarang menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang inovatif, adaptif, dan siap bersaing di era globalisasi pendidikan tinggi. St

Share This Article
Exit mobile version