Ziarah Khidmat di Makam Raja Demak, Peringatan Hari Jadi ke-523 Digelar Penuh Kesederhanaan

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Muhammad Badruddin dan jajaran birokrasi saat ziarah ke makam Sultan Fatah dan raja-raja Demak lainnya. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Menyambut Hari Jadi ke-523 Kabupaten Demak, suasana religius terasa kental saat Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan ziarah ke makam raja-raja Demak, Kamis (26/3). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan hari bersejarah bagi Kota Wali tersebut.

Ziarah diawali dengan pembacaan tahlil di cungkup makam yang berada di kawasan belakang Masjid Agung Demak. Setelah itu, prosesi tabur bunga dilakukan oleh Bupati, diikuti seluruh jajaran Forkopimda sebagai simbol penghormatan kepada para pendahulu.

Meski gerimis sempat turun, suasana khidmat tidak luntur. Doa-doa yang dipanjatkan mengiringi setiap rangkaian kegiatan, menciptakan nuansa penuh ketenangan dan penghormatan kepada para pemimpin Demak di masa lampau.

Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk refleksi dan doa bersama untuk masa depan daerah. “Kami bersama jajaran Forkopimda melaksanakan ziarah kepada para waliyullah, khususnya pemimpin Demak terdahulu, dalam rangka memperingati Hari Jadi Demak ke-523,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi momen untuk memohon keberkahan bagi Kabupaten Demak. “Ini sebagai bentuk mendoakan beliau-beliau, sekaligus memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Demak ke depan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, aman, dan terhindar dari bencana,” sambungnya.

Lebih lanjut, Eisti’anah mengungkapkan bahwa peringatan Hari Jadi tahun ini sengaja dikemas secara sederhana. Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih agar lebih bermakna dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Karena ini setelah Bulan Suci Ramadan, kami tidak mengadakan kegiatan yang bersifat euforia, tetapi lebih kepada tirakat melalui kegiatan yang bermanfaat. Beberapa rangkaian sudah dilaksanakan, seperti pasar murah, kemudian ziarah ini, serta akan dilanjutkan dengan tasyakuran dan doa bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, puncak peringatan akan ditandai dengan apel bersama sebagai bentuk refleksi dan komitmen membangun daerah. Selain itu, kondisi ekonomi serta adanya warga terdampak bencana juga menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan tahun ini. “Karena itu, peringatan lebih difokuskan pada doa dan kepedulian untuk kebaikan bersama, baik bagi masyarakat maupun daerah,” tutupnya.

Sebagai informasi, Hari Jadi ke-523 Kabupaten Demak tahun ini mengusung tema “Tumbuh dari Kekuatan Lokal, Menguatkan Sektor Unggulan untuk Ekonomi yang Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi pengingat penting bahwa pembangunan daerah harus berakar pada potensi lokal, sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk menghadapi tantangan ke depan. rie-she

Share This Article
Exit mobile version