DEMAK (Jatengdaily.com)- Tradisi Ziarah makam Raja-raja Demak kembali dilaksanakan sebagai rangkaian acara Grebeg Besar Demak 2026, Senin (11/05/2026). Diawali di makam Sultan Fatah, selaku Raja I Demak, dan dilanjutkan raja-raja Demak berikutnya di kawasan Masjid Agung Demak, sebagai bagian bakti anak sebagai generasi penerus pada orang tua dan pendahulu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah bersama Wakil Bupati Muhammad Badruddin. Turut hadir Sekda Demak Akhmad Sugiharto, Kepala Kankemenag Demak H Abdul Rouf, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pelaksana Tugas Ketua Umum Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Mahali beserta jajaran pengurus takmir. Lantunan shalawat dari grup rebana remaja Masjid Agung Demak menambah suasana religius dalam prosesi penyambutan.
Rangkaian ziarah dimulai dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Imam Masjid Agung Demak KH Abdul Rosyid. Para peserta larut dalam doa bersama yang dipanjatkan untuk para pendiri Kesultanan Demak dan tokoh-tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa.
Usai pembacaan tahlil, rombongan melanjutkan prosesi tabur bunga di sejumlah makam penting, di antaranya makam Sultan Fatah, Sultan Trenggono, Raden Patiunus, hingga makam keluarga besar Kesultanan Demak Bintoro lainnya. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan kepada para leluhur yang memiliki peran besar dalam sejarah Demak.
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan ziarah makam menjadi bagian penting dalam rangkaian Grebeg Besar yang rutin digelar setiap tahun. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum spiritual untuk mengenang jasa para pendiri Demak.
“Ziarah ini menjadi wujud penghormatan kita kepada para leluhur, sekaligus sebagai ikhtiar batin untuk mendoakan agar seluruh rangkaian Grebeg Besar Demak tahun ini dapat berjalan lancar,” ujar Eisti’anah.
Ia menambahkan, tradisi ziarah juga menjadi pengingat bagi generasi muda agar terus menjaga nilai sejarah, budaya, dan spiritual warisan para pendahulu. Setelah berziarah di makam Sultan Fatah, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kadilangu untuk berziarah ke makam Sunan Kalijaga.
Sementara itu, Plt Ketua Umum Takmir Masjid Agung Demak KH Abdullah Mahali menyampaikan bahwa ziarah menjelang Grebeg Besar merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan. Selain kegiatan ziarah, pihak takmir bersama Pemkab Demak juga akan menggelar tradisi iringan Tumpeng Songo pada malam Iduladha sebagai bagian dari kemeriahan Grebeg Besar Demak 2026. rie-she


