By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lima Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Kasatreskrim Polres Wonogiri
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lima Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Kasatreskrim Polres Wonogiri

Last updated: 17 Mei 2019 04:31 04:31
Jatengdaily.com
Published: 17 Mei 2019 04:27
Share
Kapolda Jateng. Foto:Humas Polda
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily) – Kasus pengeroyokan atau penganiayaan terhadap Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramadhani, memasuki babak baru. Sebanyak lima tersangka telah ditetapkan dalam insiden yang membuat AKP Aditia mengalami koma.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko A Dahniel, mengatakan saat ini kepolisian telah memeriksa 22 orang saksi dalam kasus penganiayaan AKP Aditia itu. Dari 22 orang yang diperiksa itu hingga kini telah ditetapkan lima orang tersangka.

“Sudah ada 22 saksi yang diperiksa dan 5 ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, tiga orang kita tetapkan sebagai DPO [dalam pencarian orang],” ujar Rycko saat dijumpai di Mapolda Jateng, Kamis (16/5/2019).

Kendati demikian, Ryco enggan menyebutkan nama-nama tersangka itu. Ia juga enggan menyebutkan dari kubu manakah orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Tulis saja dari warga. Jangan pakai kelompok-kelompokkan. Ada kemungkinan jumlahnya nanti bertambah,” ujar Rycko.

Selain menetapkan lima tersangka, Rycko juga menyebut jika aparat kepolisian telah berhasil menyita beberapa barang bukti dalam kasus itu. Salah satu barang bukti yang disita, yakni sebuah alat pemukul yang diduga digunakan untuk melukai korban.

AKP Aditia Dirujuk ke Singapura
Sementara itu terkait kondisi korban, Rycko mengaku penanganan sudah menunjukkan progres yang baik. Korban yang masih mengalami koma sudah menunjukkan respons pada pupil bagian atas.

“Setelah ini korban akan dirujuk ke rumah sakit di Singapura. Singapore Royal Hospital. Itu atas permintaan keluarga, tapi kami dari kepolisian tetap akan mem-back up penanganan kesehatan korban hingga pulih,” imbuh mantan Gubernur Akpol itu.

Namun, Rycko belum mengetahui secara pasti kapan korban akan dirawat ke RS di Singapura. Saat ini, pihak kedokteran masih menunggu hasil koordinasi dengan RS di Singapura terkait kesiapan membawa korban dengan menggunakan pesawat ambulans.

“Kita masih tunggu koordinasi dengan pesawat ambulans. Kalau sudah siap segera akan dirujuk ke sana. Mungkin besok siang,” jelas Rycko.

AKP Aditia mengalami koma setelah dikeroyok sekelompok orang saat berupaya menghalau bentrok antarmassa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo (SH) Winongo, Kamis (9/5) dini hari. Saat kejadian, AKP Aditia mengenakan pakaian sipil dan terpisah dari rekan-rekannya. adri-she

You Might Also Like

Kakan Kemenag Kecam Penganiyaan Murid MA Pada Guru
Peringati Hari Anak Nasional, IIKSG Gelar Goes To School, Salurkan Peralatan Sekolah hingga Adakan Kelas Inspirasi
Polri Tahan 6 Tersangka Peristiwa di Stadion Kanjuruhan
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pangan, Pemkot Semarang Gelar Operasi Pasar di Tujuh Kelurahan
Nyaris Blokir Jalur Pantura, Warga Pesisir Bonang Tuntut Rob Segera Ditangani
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?