UNGARAN (Jatengdaily.com)- Empat pimpinan DPRD Kabupaten Semarang periode 2019-2024 sudah diumumkan dan ditetapkan dalam rapat paripurna internal DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (13/9/2019). Ketua DPRD dijabat Bondan Marutohening, sedangkan 3 orang wakil ketua dewan adalah Nurul Huda, Muzayinul Arif dan Muhammad Jauhari Mahmud.
Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang, Budi Kristiono mengatakan empat calon pimpinan DPRD ditunjuk oleh partainya masing-masing berdasarkan perolehan suara terbanyak. Jabatan Ketua DPRD dari PDIP, sedangkan 3 orang Wakil Ketua DPRD dari PPP, PKB dan PKS.
‘’PDIP menunjuk Bondan Marutohening, sedangkan PPP menunjuk Nurul Huda, PKB menunjuk Muzayinul Arif dan PKS menunjuk Muhammad Jauhari Mahmud. Kita akan terbitkan keputusan DPRD Kabupaten Semarang tentang penetaan calon ketua dan wakil ketua DPRD periode 2019-2024,’’ ungkapnya
Budi menjelaskan, keputusan itu akan disampaikan ke Gubernur Jateng. Diharapkan SK Gubernur Jateng tentang peresmian pimpinan DPRD Kabupaten Semarang 2019-2024 secepatnya diterbitkan. ‘’Senin kita sampaikan ke gubernur. Memang di gubernur ketentuannya paling lama 7 hari, tapi kita berharap sebelum 7 hari SK gubernur sudah turun,’’ ujarnya.
Ditemui usai paripurna, Calon Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan selama mimpin lembaga DPRD dirinya masih menerapkan pola lama dalam membangun komunikasi antar fraksi maupun alat kelengkapan DPRD. Karena pola komunikasi DPRD periode sebelumnya berjalan baik.
‘’Pola lama kita pakai lagi. Anggota dewan yang baru (bukan petahana, red) akan kita ajak komunikasi agar bisa menyesuaikan pola komunikasi yang sudah terbangun DPRD periode sebelumnya,’’ kata anggota DPRD dua periode itu.
Kata Bondan, kedisplinan anggota DPRD juga menjadi perhatian. Setidaknya, tingkat kedisiplinan anggota DPRD saat ini dalam melaksanakan tugas sama dengan DPRD periode sebelumnya.
‘’Insyaallah akan kita tingkatkan, paling tidak sama seperti periode sebelumnya. Kita akan pendekatan ke fraksi dan secara personal agar tanggung jawab sebagai anggota dewan bisa dijalankan sebaik-baiknya,’’ tandasnya.
Disinggung soal Kantor DPRD sering terlihat sepi karena banyak anggota dewan tidak ngantor ketika tak ada agenda DPRD, Bondan menampik hal itu. Menurutnya, setiap hari banyak anggota dewan yang hadir .
‘’Saya lihat kehadirannya lumayan meskipun tidak ada kegiatan. Kalau di kantor kelihatan sepi belum tentu tidak ada orang, teman-teman biasanya ada di ruangan fraksi masing-masing,’’ kilahnya.
Bondan berharap seluruh anggota DPRD setiap hari berangkat ngantor. Karena sudah ada jam kerja. ‘’Tapi kegiatan dewan itu tidak hanya ke kantor. Melakukan pengawasan atau mengunjungi konstituen itu bagian dari pekerjaan mereka,’’ imbuhnya.
Selain pimpinan DPRD, ditetapkan pula 8 fraksi DPRD. Yakni PDIP, PPP, PKB, PKS, Gerindra, Golkar, PAN, serta fraksi Nasdemhatinurani yang merupakan gabungan Partai Nasdem, Demokrat dan Hanura. rus-yds


