By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Indonesia Masih Import Sampah 3 Juta Ton Tiap Tahun
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Indonesia Masih Import Sampah 3 Juta Ton Tiap Tahun

Last updated: 13 Oktober 2019 22:13 22:13
Jatengdaily.com
Published: 13 Oktober 2019 22:07
Share
Direktur Jenderal Pengolahan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati didampingi Wakil Walikota Hevearita G Rahayu. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –  Direktur Jenderal Pengolahan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, Indonesia masih mengimpor setidaknya 50 persen sampah kertas untuk pengolahan produk tersebut.

“Bayangkan, sampah saja kita masih impor. Sampah itu yang sudah dipilah-pilah sampah bersih. Sampah plastik kita juga mengimpor sekitar 3 juta ton per tahun untuk bahan daur ulang plastik,” kata Rosa Vivien Ratnawati pada acara Sosialisasi dan Peluncuran Gerakan Nasional Pilah Sampah di Balaikota Semarang, Minggu (13/10/2019).

Dikatakan, kita dapat bahan baku sampahh daur ulang seperti kertas dan plastik yang bersih, kita tidak usah impor. Cukup disuplai dari dalam negeri saja.

Acara sosialisasi dan peluncuran Gerakan Nasional pilah sampah itu dihadiri Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin,  Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim, anggota Forkopimda, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Semarang.

Rosa mendorong dengan gerakan tersebut, Pemkot Semarang bisa mengajak warganya melakukan pemilahan sampah dengan baik. Apalagi menurutnya, saat ini Kota Semarang memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang energinya sudah dimaksimalkan menjadi listrik dan gas metan.

“Kota Semarang yang kita pilih ini merupakan kota keempat untuk gerakan nasional ini. Karena kita lihat komitmen pengolahan sampahnya yang bagus. Jadi dimulai dari pemilahan sampah dari rumah tangga, karena kapasitas TPA terbatas,” imbuhnya.

“Pemerintah daerah, kita ajak untuk mengaktifkan bank sampah mereka, memilah sampah organik dan an organik yang menguntungkan secara ekonomis,” tambahnya.

Dikatakan, industri daur ulang bisa kita dapatkan bahan baku cukup dari dalam negeri. Kita akan buat surat edaran kepada para pemimpin daerah untuk mendorong pemilahan sampah, setelah itu kita buat regulasi.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu mengimbau masyarakat khususnya di Kota Semarang untuk menerapkan gerakan pilah sampah dari rumah. Sampah yang akan didaur ulang maupun yang langsung dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir.

Dia menjelaskan, saat ini Kota Semarang memiliki 86 bank sampah. Namun, menurutnya, jumlah tersebut masih kurang ideal.

“Minimal satu kelurahan ada satu bank sampah, jadi kita harus kerja keras,” tegasnya.

Di Kota Semarang, ada 177 kelurahan, jadi masih kurang dari separuhnya. Kita targetkan tahun depan semua kelurahan memiliki bank sampah, jadi masyarakat juga mudah mengaksesnya,” tandasnya.  Ugl–st

You Might Also Like

Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Puncak Acara Hari Keluarga Nasional Ke-31
Hadapi Musim Hujan, BPBD Jateng Siaga dan Bentuk Desa Tanggap Bencana
Terobosan Mbak Ita lewat SemBiz 2023 Mendapat Apresiasi Kalangan Akademisi
Atase Kejaksaan di KBRI Bangkok Identifikasi 20 WNI Korban TPPO di Myanmar
Geopark Kebumen Resmi Diakui UNESCO Global Geopark
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?