Anak Sekolah dan Wanita Hamil, Buronan Pencuri Motor & Mobil Ditangkap

Para tersangka pencurian mobil dan motor yang harus mempertanggungjawabkan perbuatanya di Mapolres Tegal. Foto: wing

SLAWI (Jatengdaily.com)- Kawanan pencuri kendaraan bermotor roda dua (2) dan empat (4) yang kerap meresahkan warga masyarakat di Kabupaten Tegal akhirnya diringkus Polres Tegal.

Selama satu bulan terakhir ini, aparat dari Satreskrim Polres Tegal telah meringkus 16 pelaku dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tegal.

Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery menuturkan, 16 pelaku ini melakukan aksinya di enam kecamatan yang tersebar di Kabupaten Tegal.

Dari enam kecamatan itu, kata Arianto, para pelaku melakukan aksi jahatnya di enam  TKP untuk pencurian motor dan dua TKP pencurian mobil.

Menurut Wakapolres, semua pelaku tersebut tidak saling terhubung, alias bukan satu jaringan yang sama. Mereka bergerak di Kecamatan Pangkah, Margasari, Slawi, Talang, Suradadi, dan Dukuhwaru.

Dari 16 pelaku pencurian itu, tiga di antaranya ternyata masih berstatus pelajar di salah satu MTS di Kabupaten Tegal. “Tiga pelajar MTS sebagai eksekutor. Namun, satu pelajar harus didiversi karena tidak ada titik temu antara pelaku dan korban,” jelas Kompol Arianto, Sabtu (24/8/2019).

Wakapolres menjelaskan, tiga orang lainnya dari 16 pelaku itu diketahui berperan sebagai penadah. Tiga penadah itu diketahui menerima motor hasil curian dengan membelinya seharga Rp 3 juta untuk setiap unitnya.

“Dari kasus ini, adapun dua  unit mobil dan tujuh motor diamankan di Mapolres Tegal sebagai barang bukti hasil curian,” jelasnya.

Sementara, Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo menuturkan, ada dua ibu rumah tangga yang juga ikut diamankan karena kasus ini.

Namun, satu ibu di antaranya harus ditangguhkan penahanannya karena sedang dalam kondisi hamil delapan bulan.

“Namun, satu ibu lainnya tetap ditahan. Ibu ini mencuri motor karena mengaku sedang terlilit hutang, sedangkan sang suami lagi bekerja di Jakarta sebagai supir,” jelas Kasatreskrim.

Atas kasus ini, 13 pelaku diganjar pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun. Sedangkan, 3 penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 4 tahun lamanya. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here