By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Atasi Teror Tawon Endhas, Ganjar Perintahkan Pemkot/Pemkab Lakukan Patroli
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Atasi Teror Tawon Endhas, Ganjar Perintahkan Pemkot/Pemkab Lakukan Patroli

Last updated: 28 November 2019 08:43 08:43
Jatengdaily.com
Published: 28 November 2019 08:43
Share
ilustrasi tawon: YouTube
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/ kota untuk mengantisipasi serangan teror tawon Vespa Affinis atau tawon endhas. Langkah pencegahan pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan patroli di daerah-daerah yang terindikasi jadi sarang tawon tersebut.

Kabupaten yang paling parah terkena serangan tawon endhas adalah Klaten. Sejak 2016 Pemkab Klaten mencatat laporan sarang tawon endhas sebanyak 667 kasus, dan 10 orang tewas akibat sengatan tawon itu. Sementara di Pemalang, telah sembilan korban meninggal sejak 2018.

Selain di Klaten dan Pemalang, tawon endhas juga meresahkan warga Kudus, Sukoharjo dan Boyolali. Dalam satu tahun ini di Kudus terdapat empat kasus. Sementara di Sukoharjo sebanyak 400 sarang telah dimusnahkan dalam satu tahun ini. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir di Boyolali setiap malam ada dua atau tiga permintaan ke BPBD untuk memusnahkan sarang tawon tersebut.

“Tindakan paling gampang sekarang harus ada patroli. Dan saya coba kontak dengan bupati agar ada patroli, tawon-tawon ini ada di mana dan apa yang terjadi,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (27/11/2019).

Jika sudah dilakukan patroli dan ternyata Pemerintah Kabupaten tidak sanggup mengatasi, Ganjar mengatakan siap menerjunkan tim untuk membantu. Namun Ganjar menegaskan agar Pemkab terlebih dulu gerak cepat mengatasi teror tersebut agar masyarakat tidak semakin resah.

“Saya butuh inisiatif dari Pemkab. Kalaulah kemudian diperlukan dari kami, kami siap turun tangan. Beberapa dinas sudah saya sampaikan secara lisan, mereka siap membantu. Tapi belum ada permintaan,” bebernya.

Gerak cepat tersebut minimal dengan menetapkan apakah kondisi sudah darurat atau belum. Dengan penetapan kondisi tersebut, pihak-pihak lain baru bisa turut terjun membantu termasuk pada ilmuan.

“Saya sebenarnya sudah menyampaikan ke bupati, kalau seandainya segera diambil yang sifatnya mendekati darurat, ya segera diambil dan segera dicarikan pakar,” terang mantan anggota DPR RI ini.

Dia menunjuk contoh kasus yang terjadi di Klaten, ilmuan dari Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta siap turun membantu, minimal menghubungkan Pemkab dengan ahli biologi agar bisa ditelaah secara ilmiah. Dengan begitu penanganan bisa dilakukan dengan tepat.

“Beberapa ilmuan juga ingin menghubungkan Pemkab dengan ahli biologi di UGM untuk mencari sumbernya dan bagaimana menangani itu,” kata gubernur.  she

You Might Also Like

Komitmen Lindungi Kesetaraan Gender, CCEP Indonesia Perkuat Tenaga Kerja Inklusif
Nataru, Sekolah dan Kampus Diminta Tidak Meliburkan Siswa Secara Khusus
Unissula Career Day Diserbu Ribuan Pencari Kerja, Dibuka Sampai Besok
Mahasiswa TRKP SV Undip Jalani Magang Industri di PT KTU Shipyard Tanjung Riau Batam
Nyala Api Abadi Mrapen Siap Sambut Asean Para Games Solo 2022
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?