By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Awan Panas Merapi Capai 2 Kilometer, Warga Diminta Tetap Tenang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Awan Panas Merapi Capai 2 Kilometer, Warga Diminta Tetap Tenang

Last updated: 28 Agustus 2019 21:02 21:02
Jatengdaily.com
Published: 28 Agustus 2019 21:02
Share
Awan panas yang dikeluarkan Gunung Merapi Selasa (27/8/2019). Foto: twitter BPPTKG
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gunung Merapi setelah mengembuskan awan panas terpanjang dalam kurun sepekan ini, Selasa (27/8/2019), statusnya tetap Waspada hingga Rabu (28/8/2019).

Warga juga diminta tetap tenang, khususnya mereka yang berada di kawasan Rawan Bencana II. Rekomendasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) seperti dicuitkan dalam akun resmi twitternya, warga agar tetap tenang namun selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi.

Merapi mengeluarkan awan panas terpanjang dalam sepekan terakhir pada Selasa petang. Awan panas tersebut sejauh 2 kilometer mengarah ke Kali Gendol. Sedangkan guguran lava teramati delapan kali dengan jarak luncur 900 meter juga mengarah ke Kali Gendol.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengimbau agar warga tak resah dengan guguran awan panas Gunung Merapi tersebut. Menurut Hanik guguran awan panas Gunung Merapi masih berada pada radius di bawah tiga kilometer.

Rekomendasi BPPTKG, radius tiga kilometer gunung Merapi harus tetap dikosongkan dari aktivitas penduduk. Selain itu pemerintah daerah dan masyarakat mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Masyarakat juga harus mewaspadai bahaya lahar saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi. yds

You Might Also Like

28 Korban Meninggal Berhasil Ditemukan Tim Gabungan Pasca Longsor Sumedang
Disdik Kota Semarang Pastikan Sistem Data PPDB 2024 Aman dari Ancaman Peretasan
Pemprov Jateng Komitmen Kembangkan Pendidikan Santri
Inovasi Pemkot Semarang Sukses Tekan Inflasi, Gubernur Jateng Beri Apresiasi
Kebanjiran, Warga Wonorejo Karanganyar Demak Desak Normalisasi Siphon dan Avour
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?