By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Bomber Pospol Kartasura Ternyata Tak Sendirian
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bomber Pospol Kartasura Ternyata Tak Sendirian

Jatengdaily.com
Published: 10 Juni 2019 20:29
Share
Pospol Kartasura yang menjadi lokasi aksi bom bunuh diri 3 Juni lalu. Foto: dok
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com) – Pelaku percobaan bom bunuh diri di Pospol Kartasura, Kabupaten Sukoharjo 3 Juni lalu ternyata bukan lonewolf atau pelaku sendirian. Rofik Asharudin (RA) dalam melakukan aksinya dibantu oleh A alias Umar dan SR, keduanya ditangkap di Lampung dan Mojolaban Sukoharjo Minggu (9/6/2019).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menerangkan Senin (10/6/2019), baik AA maupun SR diduga mengetahui perencanaan serangan dan membantu perakitan bom, pengawasan, dan persiapan lain.

“Kedua tersangka ini juga adalah merupakan bagian orang-orang yang turut secara bersama-sama merakit bom yang akan diledakkan pada tanggal 3 Juni itu,” ujar Asep seperti dikutip di cnnindonesia.

Seperti diketahui beberapa hari menjelang Lebaran, terjadi aksi bom bunuh diri yang dilakukan RA di depan Pospol Kartasura, Sukoharjo. Namun aksi tersebut cuma melukai korban sekaligus pelaku RA. RA yang bertumur 22 tahun itu merupakan warga Kampung Kranggan Kulon RT01/RW02, Desa Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Rumah pelaku tak jauh dari lokasi peledakan bom.

Penangkapan AA dan SR menggugurkan kesimpulan awal polisi bahwa serangan dilakukan oleh RA seorang diri alias lonewolf. Polisi juga menyatakan bahwa ketiga pelaku berasal dari Sukoharjo, tapi AA ditangkap di Lampung karena sedang melarikan diri dari tempat asal.

Asep menyatakan kepolisian masih mendalami cara ketiganya merencanakan peledakan. “Jadi saat ini seluruh tersangka masih dalam pemeriksaan yang intensif oleh rekan-rekan Densus,” ujar Asep.

Kepolisian sendiri masih menyimpulkan bahwa ketiga pelaku serangan bom tidak tergabung dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau jaringan teroris lainnya.

Asep menjelaskan bahwa ketiga terduga teroris itu merupakan simpatisan ISIS dan melakukan baiat menggunakan media sosial. “Mereka ini sama-sama simpatisan dari ISIS dan berbaiat kepada Abu Bakr al-baghdadi,” ujar Asep. yds

You Might Also Like

Peringati Harganas ke-33, BKKBN Jateng Serukan “Ayah Wajib Hadir” untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas
Telkom Genjot Profitabilitas dan Pertumbuhan Berkelanjutan
PERSADIA, Prodi PPDS Penyakit Dalam  dan RSI Sultan Agung Gelar Edukasi Perawatan Kaki Diabetes
Indonesia Identifikasi Tiga Kandidat Vaksin TBC untuk Perkuat Pengendalian TBC
Biar Tidak Terfokus di Simpang Lima, Mbak Ita Ingin Pecah Keramaian Kota Semarang melalui Pasar Pagi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?