By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Crane Container (CC) Peti Kemas Roboh, Akibatkan Kerugian Rp 60 M
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Crane Container (CC) Peti Kemas Roboh, Akibatkan Kerugian Rp 60 M

Last updated: 16 Juli 2019 10:02 10:02
Jatengdaily.com
Published: 16 Juli 2019 09:52
Share
Salah satu truk melintas di sela-sela robohnya CC yang berada di TPKS Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Foto: ody
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Akibat insiden penabrakan Crane Container (CC) atau derek angkat peti kemas oleh kapal peti kemas MV Soul of Luck yang sandar di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Minggu, (14/7) pukul 17.10 WIB sore, berdampak kerugian mencapai Rp 60 miliar.

Direktur Utama Pelindo III Jawa Tengah Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Agung Doso mengatakan, total kerugian seluruh material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 60 miliar. Detail material kerusakannya terdiri dari 14 unit container, satu unit CC, tiga heattruk, satu buah bolder, enam fender dan lainnya.

“Termasuk terhentinya operasi bongkar muat selama kurang lebih 3 jam,” tegas Doso dalam jumpa pers bersama media di Kantor Pelindo 3 Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin, (15/7/2019).

Sementara itu, akibat kejadian tersebut ia menambahkan, berdampak juga keterlambatan kecepatan bongkar muat mencapai 10 hingga 20 persen di TPKS.

Kalaupun seandainya terjadi kelambatan operasi akan mendatangkan mobil crane yang ada di Surabaya. “Namun, hingga sekarang ini kami menjamin tidak ada kelambatan kegiatan bongkar muat ekspor maupun impor di dalam negeri,” tegas Doso.

Adapun, untuk mensterilkan lokasi dibutuhkan selama 14 hari atau dua Minggu ke depan. “Kita butuh dua Minggu untuk mensterilkan bangkai crane dan container,” tegasnya.

Akibat kejadian ini, Pelindo III merasa prihatin. Sebab, 90 persen merupakan komoditas ekspor dan impor yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Murni Kecelakaan

Ia menegaskan, kejadian ini murni kecelakaan, tidak ada pula unsur kesengajaan atau kelalaian. “Tidak ada kecelakaan yang diinginkan. Ini murni kecelakaan . Kami juga sudah melakukan evaluasi, terkait SOP dan sistem sefty sudah sesuai prosedur yang benar,” tegasnya.

Ahmad Wahid Kepala KSOP Kelas I Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menambahkan, kecelakaan ini terjadi ketika kapal saat sandar. Begitu mendekati dermaga terjadi ketidak normalan sistem.

“Saat terjadi, pilot minta mundur sementara mesin maju terus, karena ada ganguan dari sistem mesin penggerak. Akibatnya ujung kapal menambarak tiang CC sehingga roboh dan menimpa beberapa container dan satu orang petugas yang mengalami luka ringan,” jelasnya. Ody-she

You Might Also Like

1.285 Siswa dan Mahasiswa Ikuti PKL dan KKL di PPSDM Migas
Alat Cuci Tangan Sistem Injak, Solusi Cegah Covid-19 di Pedesaan
Tak Dikenali Warga Karena Pakai Masker, Petugas Coklit Kesulitan Masuk Perumahan
KT&G SangSang Volunteer Berikan Tambahan Pelajaran Gratis bagi Siswa SMP dan SMA
Penerapan One Way di Tol Cipali KM 72 hingga KM 414 Tol Kalikangkung Diperpanjang hingga 9 April 2024 Pukul 12.00 WIB
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?