Para pemenang lomba foto dan juri berfoto bersama dalam acara pengenalan Progam CSR PT Indonesia Power di Tekodeko Kota Lama Semarang, Kamis, (19/20/2019). Foto: Ody

SEMARANG (Jatengdaily.com)-PT Indonesia Power Semarang PGU menggelar Media Gathering untuk meningkatkan hubungan dengan Stakeholder (media) serta mengenalkan Peran CSR PT Indonesia Power Semarang PGU dalam memberdayakan masyatakat pesisir.

“Masyarakat pesisir dinilai perlu mendapat pemberdayaan, hal ini diwujudkan dengan membentuk sinergi antara pemerintahan, perusahaan dan civitas akademika,” ujar SPS Keamanan dan Humas PT Indonesia Power Semarang PGU Darmawan HS kepada wartawan di Tekodeko Kota Lama, Semarang, Kamis (19/20/2019).

Menurutnya, masyarakat yang mengenal kawasan tanjungmas sebagai kawasan yang kumuh dan padat penduduk, kini akan menjadi potensi wisata kota Semarang yang diunggulkan dengan dibangunnya infrastruktur oleh pemerintah di kampung bahari.

“Kami turut berperan mengembangkan wisata kampung bahari melalui pembentukan Pokdarwis Tanjung Bahari yang beranggotakan warga dari Kelurahan Tanjungmas Semarang,” tambahnya.

Selain itu, juga mencanangkan pembentukan Kelurahan Ramah Anak di Kelurahan Tanjungmas, hal ini adalah upaya dalam membidik peningkatan Kualitas pendidikan dan meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak.
Sesuai visi misi perusahaan untuk “Menjaadi Perusahaan Energi Tepercaya Yang Bersahabat Dengan Lingkungan”.

“Pedoman ini menjadi acuan kami untuk membuat program CSR yang ramah lingkungan. Kota Semarang tidak hanya di kenal kulinernya saja tapi kebudayaan leluhur yang mulai di berdayakan yakni Batik. Sehingga kami memberdayakan warga Kampoeng Alam Malon di Gunungpati Semarang sebagai pengrajin batik dengan menggunakan pewarna alam,” tambahnya.

Pada kesempatan ini Estining W Humas PLN UID Jateng dan DIY menyampaikan pesan, CSR sebagai program untuk mengkomunikasikan dan menjembatani antara PLN dengan masyarakat.

“Kami menyampaikan kesiapan menjelang natal dan Tahun Baru pasokan listrik aman dengan cadangan energi sebesar 6000 MW dan kesiapan personil di Jateng DIY sebanyak 3000 orang,” jelasnya.

Dalam Acara ini juga diadakan Lomba Fotografi yang mengangkat Tema Kota Lama Poenya Tjerita. Keeksotisan Kota lama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun interlokal bahkan internasional. Untuk Juara I diraih oleh Ari Widiarto dari Ayosemarang.com. Juara II diraih oleh Shodiqin dari Koran Wawasan. Juara III diraih oleh Bowo Pribadi dari Republika. Ody-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here