By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Disayangkan, Toilet Dibangun Dekat Sumur Kuno Kota Lama
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Disayangkan, Toilet Dibangun Dekat Sumur Kuno Kota Lama

Last updated: 17 Mei 2019 15:53 15:53
Jatengdaily.com
Published: 16 Mei 2019 22:19
Share
Para pegiat sejarah protes terhadap pembangunan toilet di dekat sumur tua Kota Lama. Foto : Ugl
SHARE



SEMARANG (Jatengdaily.com) – Para pegiat sejarah menyayangkan adanya pembangunan toilet yang berada dekat sumur kuno Kota Lama yang berada di sebelah timur Taman Srigunting.

Pegiat sejarah Johanes Kristiono mengatakan, sumur artetis tersebut merupakan sumur tertua di Kota Semarang dengan kedalaman 71 meter dibangun tahun 1841. 

Menurutnya, sangat disayangkan jika sumur tersebut harus berdekatan dengan sepictank toilet. Sebab, sumur tua tersebut merupakan obyek bersejarah yang digunakan untuk suplai air pada masa Hindia Belanda hingga saat ini masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Hingga sekarang debit airnya masih besar. Warga pun terbantu sejak dahulu sampai sekarang. Truk pemadam kebakaran juga masih mengambil air di sini,”  kata Johanes saat melakukan aksi bersama komunitas media informasi Kota Semarang (Mix Semar) di seputaran sumur tua tersebut, Kamis (16/5/2019).

Seorang warga sedang mengambil air dari sumur kuno dekat Gereja Blenduk. Foto:Ugl



Menurutnya, sumur kuno dan artetis tersebut sebaiknya direhab dan dijadikan objek sejarah yang dapat menambah nilai dan daya tarik Kota Lama. Sehingga, sumur yang telah berjasa meredam merebaknya penyakit pada zaman dahulu, bisa menjadi cerita menarik bagi pengunjung Kota Lama. 

Dikatakan Johanes, pembangunan toilet dapat dilakukan di lokasi lain seperti di kantung parkir yang telah disediakan di beberapa titik. Menurutnya, kehadiran toilet di dekat Taman Srigunting hanya mengganggu pemandangan sekitar. Apalagi, jika toilet tersebut mencemari air sumur, hal ini tentu merugikan banyak orang. 

“Yang menjadi masalah sebetulnya dilingkungan seperti ini tidak pas dibangun toilet permanen sekalipun pakai sistem bio fuel tank. Toilet kan bisa ditaruh di tempat parkir. Rombongan tour yang mau ke toilet mudah. Lagian tiap gedung sudah punya toilet,” tegasnya. 

Warga Kebonagung, Sabar (45) mengatakan, setiap hari dia mengambil air di sumur tersebut untuk dijual ke rumah makan maupun warga yang membutuhkan air bersih. Satu kaleng berisi sekitar 20 liter itu dia jual seharga Rp 1.500. 

“Ini sumber rezeki untuk saya. Sehari bisa lima kali angkut menggunakan gerobak. Biasanya yang beli pemilik rumah makan untuk cuci-cuci piring,” katanya. 

Jika adanya pembangunan toilet ini nantinya mengganggu kualitas air, dia terpaksa harus beralih ke sumur lain yang bisa diandalkan untuk mencari nafkah.

“Kalau nantinya sumur ini tidak bisa diambil ya terpaksa ambil air di sumur yang ada di kauman. Kalau ini sampai mati, Tawang dan beberapa tempat lain tidak bisa isi air,” kata pria yang sudah memanfaatkan air sumur tersebut selama 24 tahun. 

Sementara itu, pelaksana lapangan, Agung Santoso mengatakan, rencana pembangunan toilet akan dirancang bio fuel tank. Sehingga, dipastikan tidak akan mencemari air sumur di sekitarnya. 

“Kami hanya melaksanakan pekerjaan di lapangan sesuai dengan konsep perencanaan yang ada,” ucapnya. Ugl–st


You Might Also Like

Rumput Stadion Manahan Sama dengan GBK
Langgar Ketertiban, Satpol PP Bongkar 38 Bangunan Liar di Kawasan Terboyo Kota Semarang
Trans Jateng Semarang-Grobogan Dioperasikan, Pelajar dan Pedagang Merasa Terbantu
BEM & Polres Peringati Maulud Nabi di Ponpes
Presiden Beri Tanda Kehormatan bagi 64 Tokoh, Ini Daftarnya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?