By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: DPRD Prioritaskan APBD Berpihak Rakyat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

DPRD Prioritaskan APBD Berpihak Rakyat

Last updated: 9 November 2019 15:57 15:57
Jatengdaily.com
Published: 9 November 2019 15:57
Share
Quatly Abdulkadir Alkatiri, Wakil Ketua DPRD Jateng. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Tengah 2020 ini harus berpihak kepada rakyat.

“Kita harus mem-breakdown APBD ini sesuai kebutuhan dan menyentuh langsung masyarakat”, ungkap Quatly saat ditemui di sela-sela Rapat Pembahasan RAPBD tahun Anggaran 2020 baru-baru ini

Pria lulusan Jerman itu menjelaskan bahwa APBD akan diprioritaskan untuk pengentasan kemiskinan pada 14 daerah di Jawa Tengah yang masuk ke Zona merah angka kemiskinan. 14 Daerah itu antara lain Kabupaten Pemalang, Klaten, Sragen, Rembang, Blora, Demak, Grobogan, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, dan Brebes.

Selain pengentasan kemiskinan, Pada RAPBD 2020 DPRD Jawa Tengah mengkonsentrasikan anggaran pada bidang pendidikan. Salahsatunya dengan menyepakati penambahan SMA/SMK/SLB Negeri Jawa Tengah sebanyak 12 unit untuk siswa yang kurang mampu.

“3 SMK Negeri Jawa Tengah yang sudah berjalan hasil evaluasinya ternyata bagus, ada yang diterima di perguruan tinggi negeri, ada yang sudah bekerja, bahkan membuka lapangan kerja. Kita tambahkan jadi 12 unit, jadi total nanti ada 15 Unit SMA/SMK/ termasuk SLB Negeri Jawa Tengah dan ini adalah upaya pengentasan kemiskinan melalui bidang pendidikan”. Jelas Anggota DPRD asal Fraksi PKS tersebut.

Sekolahan yang akan dibangun berkonsep semi boarding, sehingga siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah dapat ter back up operasionalnya. Untuk pembangunan Gedung Pendidikan, Pemerintah sendiri menganggarkan Rp.2,5 M untuk setiap unitnya.

“Kami juga menganggarkan bantuan seragam kepada kurang lebih 90.000 siswa kurang mampu di tingkat SMA sederajat dengan alokasi anggaran 14 M, juga scale up pemberian paket sembako dari 7500 paket sembako di 6 kab/Kota menjadi 150.000 paket”. Utasnya.

Terkait pengawasan agar bantuan tepat sasaran Quatly menjelaskan bahwa nanti bantuan-bantuan ini akan di bawa langsung oleh Anggota Dewan di dapilnya masing-masing, Sehingga Bantuan dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat.

“Yang terpenting Bantuan ini sampai benar-benar ke warga miskin, dan Anggota Dewan juga dewan melaksanakan apa yang dijanjikannya, yaitu menyalurkan aspirasi rakyat,” pungkasnya. yds

You Might Also Like

Stunting Masih Tinggi di Beberapa Wilayah, Meskipun Tingkat Pemberian ASI Ekslusif Meningkat
Presiden Cek Harga Sembako di Pasar
Outlook Ekonomi 2026: Ekonom Bank Mandiri Nilai Akselerasi Pemulihan Tetap Terjaga Lewat Sinergi Kebijakan Pemerintah
Idul Adha, Unissula Potong 28 Hewan Kurban
Awalnya Sempat Diragukan, Selanjutnya Kepemimpinan Mbak Ita Banyak Tuai Pujian
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?