Loading ...

Efek Bongkar Kasus Mafia Bola, Lasmi Lolos ke Senayan

0
lasmi7

Lasmi Indaryani. Foto: dok/ig

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pelapor kasus mafia bola Lasmi Indaryani mengaku lolos ke Senayan sebagai anggota DPR RI. Berdasar hitungan sementara ini, Caleg Partai Demokrat dari Dapil VII Jateng (Banjarnegara, Purbalingga, Kebumen) ini mampu meraih suara by name 111.365.

Suara itu jika digabung dengan perolehan Partai Demokrat adalah 154.740. Lasmi Indaryani menduduki kursi ke 5 dari 7 kursi dapil VII Jateng.

Lasmi mengakui bahwa banyaknya orang memilih dirinya juga merupakan efek dari buka-bukaan kasus mafia bola, yang menyeret sejumlah petinggi PSSI.

“Saya menyadari dukungan masyarakat semakin membesar dari efek buka-bukaan dugaan kasus mafia bola. Dengan terbongkarnya dugaan mafia bola dan tampil di Mata Najwa menjadikan nama saya semakin dikenal masyarakat, sehingga masyarakat mencoblos suara atas nama Lasmi Indaryani,” kata mantan manajer Persibara Banjarnegara ini.

Karena itu Lasmi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak termasuk media massa yg telah mendukung pencalonan DPR-RI sehingga lolos ke Senayan.

“Saya jika nanti sudah duduk di Senayan, akan membawa aspirasi masyarakat dari Dapil VII untuk sejahtera dan akan membawa aspirasi peningkatan prestasi sepakbola,” kata dia.

Sementara itu tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor sepak bola Indonesia, Joko Driyono Senin (6/5/2019) menjalani sidang perdana. Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Perkara Nomor 463/Pid.B/2019/PN JKT.Sel atas nama terdakwa Joko Driyono,sidang perdana Senin 6 Mei 2019. Majelis Kartim Haerudddin, hakim anggota R.Iim Nurohim dan Sudjarwanto,” ujar Humas PN Jaksel, Achmad Guntur

Joko Driyono disebut memiliki peran dalam pengaturan skor,dan ditetapkan tersangka oleh polisi karena diduga merusak barang bukti terkait dugaan pengaturan skor. Kasus dugaan pengaturan skor ini mulai diusut Polri sejak akhir Desember 2018, dugaan pengaturan skor ini terungkap berdasarkan laporan eks Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani.

Selain Joko Driyono polisi menetapkan enam tersangka lainnya yakni, anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah Tjan Ling Eng alias Johar; mantan anggota Komite Wasit Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari; anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih; Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu; serta wasit pertandingan Nurul Safarid. Berkas Keenamnya kini masih ditangani Pengadilan Negeri Banjarnegara untuk disidangkan. yds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *