DEMAK (Jatengdaily.com) – Majunya suatu lembaga tergantung pada SDM yang terlibat mengelolanya. Pun maju berkembang suatu Gugusdepan (Gudep) Gerakan Pramuka, bergantung pada para pembinanya.
Bermaksud menyiapkan Pembina Pramuka yang handal, mumpuni dan mampu bersaing di era millenial, Pusdiklat Kwarcab Demak menyelenggarakan Gelang Ajar 2019. Kegiatan yang diikuti 42 Pembina Siaga, Penggalang dan Penegak utusan dari 14 Kwaran tersebut juga dimaksudkan mendukung kebijakan pemerintah Demak menuju Kabupaten Pramuka.
Ketua Harian Kwarcab Demak H Fachrurrozi menjelaskan, Gelang Ajar adalah salah satu agenda Kwarcab dalam rangka menumbuhkan minat pembina untuk mencintai Gerakan Pramuka.
“Selain sebagai wadah silaturahim sekaligus menambah pengetahuan dan keterampilan Pembina Gudep, Gelang Ajar 2019 dilaksanakan untuk menyiapkan Pembina Pramuka berkualitas, dengan tetap memegang teguh Prinsip Dasar Kepramukaan (PDK) dan Metode Kepramukaan (MK),” ujarnya, didampingi Ketua Panitia Gelang Ajar Ali Imron, Minggu (6/10/2019).
Sejumlah materi diberikan dalam kegiatan yang dilaksanakan dua hari di Sanggar Bhakti Pramuka itu. Mulai dari PDK dan MK, potensi pembina, menyusun rencana mengajar dan desain latihan. Di samping praktek upacara, penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), serta syarat Pramuka Garuda (SPG).
Fachrurrozi menjelaskan, SKU, SKK, dan SPG merupakan alat atau materi kegiatan pokok dalam proses pendidikan kepramukaan. Melibatkan peserta didik dan pembina pramuka, untuk meningkatkan mutu pengetahuan, keterampilan, dan sikap laku peserta didik menuju tercapainya tujuan gerakan pramuka.
Untuk pelaksanaan penilaian kecakapan pramuka di lapangan, maka para pembina pramuka perlu memiliki, mempelajari, dan memahami benar petunjuk penyelenggaraan yang telah ditetapkan dengan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Maka itu lah materi Gelang Ajar meliputi PDK dan MK, SKU, SKK dan SPG.
“Diharapkan selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan, para Pembina Pramuka dapat mengimplementasikan di Gudep masing-masing. Sehingga selain terbentuk anak didik berkarakter unggul, bertumbuh pula Gudep-gudep berkualitas di Kwarcab Demak,” pungkasnya. rie-yds


