By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Dua Kali
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Dua Kali

Last updated: 24 April 2019 18:01 18:01
Jatengdaily.com
Published: 24 April 2019 18:01
Share
Visual Gunung Merapi dilihat dari pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Jrakah, Rabu pagi. Foto: BPPKTG
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gunung Merapi terus bergejolak meskipun statusnya masih level Waspada sejak 21 Mei 2018. Aktivitas terakhir Rabu (24/4/2019) pukul 10.04 WIB dan pukul 10.31 WIB Merapi menyemburkan dua kali awan panas.

Dilaporkan akun twitter BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi), awan panas Merapi pada pukul 10.04 WIB berdurasi 110 detik, sedangkan yang pukul 10.31 WIB berdurasi 120 detik. Jarak luncur awan panas tersebut 1.100-1.200 meter mengarah ke hulu Kali Gendol.

Sementara itu periode pengamatan 23 April pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB Rabu dinihari, BPPTKG juga mencatat terjadi lima kali guguran lava pijar, yang juga mengarah ke Kali Gendol. Jarak luncur lava tersebut berkisar atara 350 hingga 1.100 meter.

Untuk itu BPPTKG merekomendasikan:

1.Masyarakat khususnya yang berada di kawasan rawan bencana III, diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi.
2.Radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
3.Pemerintah Daerah dan masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik.
4.Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. yds

You Might Also Like

Demak Raih Penghargaan Smart Living
Dihadiri Prof Mahfud MD, USM Resmikan Taman Pancasila
Satu Pelaku Penembak Istri TNI di Semarang Ditangkap, Suami Korban Juga Dicari
Timnas Indonesia Gagal Masuk Piala Dunia U-17 2025
PSIS Soal Kompetisi, Klub dan PT LIB Belum Sinkron
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?