By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: H-3 Lebaran, Jalan Nasional Semarang-Solo Lancar
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

H-3 Lebaran, Jalan Nasional Semarang-Solo Lancar

Last updated: 2 Juni 2019 18:25 18:25
Jatengdaily.com
Published: 2 Juni 2019 18:25
Share
Arus lalu lintas di jalan utama ruas Ungaran-Bawen pada H-3 lebaran, Minggu (2/6/2019) siang lancar. Pemudik yang melewati jalan nasional tersebut didominasi sepeda motor. Foto : Budhi.
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Memasuki H-3 lebaran, Minggu (2/6/2019), kondisi arus lalu lintas di jalan raya non tol Semarang-Solo khususnya di wilayah Ungaran relatif lancar. Bahkan arus lalu lintas di jalan nasional tersebut bisa dibilang lengang dibandingkan hari biasa saat jam-jam sibuk.

Pantauan di ruas jalan raya Ungaran-Bawen, Minggu (2/6/2019) kondisi arus lalu lintas di jalan nasional relatif lancar. Pemudik pengguna mobil pribadi yang melintasi jalur utama non tol ini relatif sedikit sekali. Kelancaran arus lalu lintas di jalan utama ini seiring dibangunnya jalan tol yang melintasi wilayah Kabupaten Semarang. Karena para pemudik lebih memilih menggunakan jalan tol.

Kelancaran arus lalu lintas di jalan utama juga didukung tidak adanya aktivitas perusahaan maupun pabrik yang berada di tepi jalan karena sudah meliburkan karyawannya. Bahkan arus kendaraan tidak seramai pada saat jam-jam sibuk seperti ketika jam masuk kerja maupun jam pulang para pekerja pabrik. Pada hari biasa saat jam-jam sibuk justru sering terjadi penumpukan kendaraan dan kemacetan, terutama ketika jam masuk dan jam pulang para buruh pabrik.

Adanya perlambatan arus kendaaran di jalan utama H-3 lebaran hanya terjadi di seputaran pasar tradisional yang berada di tepi jalan, sepeti Pasar Bandarjo, Pasar Babadan, dan Pasar Karangjati. Hal ini disebabkan adanya aktivitas di sekitar pasar. Namun adanya perlambatan arus kendaraan tidak sampai terjadi macet.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Rudibdo mengatakan, pemudik yang memanfaatkan jalur utama non tol didominasi pengguna sepeda motor. Sejak H-7 lebaran hingga H-4 lebaran, rata-rata pergerakan lalu lintas jenis sepeda motor per jam yang melintasi Ungaran dari dua arah, baik Semarang menuju Bawen atau sebaliknya mencapai lebih dari 2.000 kendaraan.

”Rata-rata pergerakan sepeda motor H-5 lebaran sebanyak 3.030 kendaraan, sedangkan H-4 lebaran sebanyak 2.885 sepeda motor. Untuk mobil pribadi pada H-5 lebaran rata-rata 1.117 kendaraan, kemudian H-4 lebaran rata-rata 1.438 mobil per jamnya,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (2/6/2019) siang. Rus-yds

You Might Also Like

350 Pelari Luar Negeri Ramaikan Borobudur Marathon 2019
Donasi Korban Erupsi Gunung Semeru di Rekening BAZNAS Lumajang Mencapai Rp30,6 Miliar
Amanda Manopo Habiskan 259 Juta untuk Ojek Online dalam Setahun
UPZ Baznas Semen Gresik Bersama BPBD Lumajang Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Ratusan Ikan Kakap Putih dari Ambon Diterbangkan ke Jakarta untuk Pasien COVID-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?