By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hadapi Musim Hujan, 550 Relawan Klaten Siaga Waspada Bencana
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hadapi Musim Hujan, 550 Relawan Klaten Siaga Waspada Bencana

Last updated: 19 November 2019 17:29 17:29
Jatengdaily.com
Published: 19 November 2019 17:29
Share
Bupati Klaten, Sri Mulyani bersama puluhan relawan menggelar pertemuan di Menden Kebonarum, Selasa (19/11). Foto:dok/hms
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com) – Tingginya kerawanan bencana yang mengancam warga Kabupaten Klaten, disikapi dengan menyiapkan warga maupun relawan agar lebih meningkatkan kesiapsiagaannya. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten menyelenggarakan Temu Relawan, di Selter Desa Menden, Kebonarum, Kabupaten Klaten, Selasa (19/11/2019).

Sekitar 550 relawan dilibatkan, antara lain dari relawan Semut Geni Klaten, Taruna Siaga Bencana Indonesia, Tagana Kementerian Sosial, Tim Komunikasi Cepat RAPI, Orari, Gaden Reaksi Cepat, dan relawan lainnya.

Bupati Sri Mulyani mengapresiasi kerja para relawan bencana, yang selama ini telah bekerja tanpa pamrih. Mereka senantiasa bekerja cepat saat terjadi bencana, meski tanpa imbalan uang.

“Para relawan telah bekerja tanpa pamrih. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan BNPB mengapresiasi kinerja relawan yang bekerja cepat setiap menghadapi bencana, walaupun tanpa digaji. Apa yang dibutuhkan relawan saat kerja, silahkan disampaikan. Kalau seragam dan sepatu untuk kerja di lapangan nanti disiapkan pemerintah,” ujar Sri Mulyani.

Dia berpesan agar para relawan selalu menjaga kondisi kesehatan. Bahkan, sebagai bukti perhatian pemerintah, melalui BPBD Klaten akan dibangun aula yang bisa dimanfaatkan para relawan saat menanggulangi bencana, termasuk jika terjadi erupsi Merapi.

Kepala BPBD Klaten Sip Anwar melaporkan, temu relawan penanggulangan bencana bertajuk Peningkatan Kapasitas Relawan itu dilakukan untuk mengembangkan forum pengembangan risiko bencana di Kabupaten Klaten. Sebab, risiko bencana di Kabupaten Klaten relatif komplet, mulai erupsi Gunung Merapi, ancaman putting beliung, tanah longsor, banjir, maupun kekeringan.

“Musim kemarau akan segera berakhir dan akan segera masuk musim penghujan. Kondisi ini memerlukan kewaspadaan dini. Ke depan, BPBD Klaten akan mengadakan pengadaan alat penanggulangan bencana seperti mesin singso 55 unit, jas hujan, sepatu boot, dan senter untuk penanganan bencana alam di Klaten,” jelas Sip Anwar.st

You Might Also Like

Sering Tumpang Tindih, Pembubaran BOPI dan BSANK Diapresiasi
Atlet Para Judo Nurul Fadilah Berjuang di Tengah Rasa Duka Kehilangan Sang Ibu Tercinta
Tekan Laju Penularan Covid-19, Kasatgas Perketat Persyaratan Perjalanan
Terapkan Format Baru, Seleksi Masuk PTN akan Mengedepankan Tes Berbasis Nalar
Menaker Minta Perusahaan Beri Kesempatan Pekerja Rayakan HUT Kemerdekaan RI
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?