BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Hutan lereng Gunung Merbabu, di wilayah Kabupaten Magelang, kembali terbakar. Bahkan api merembet hingga menuju puncak. Akibatnya, jalur pendakian sementara ditutup.
Kebakaran terjadi sejak Rabu (11/9/2019) malam di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. “Semalam kebakaran juga terjadi di wilayah Pakis, namun sudah bisa dipadamkan. Sekarang fokus pemadaman dilakukan di wilayah Sawangan,” kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Didik Wahyu Nugroho di Magelang,
Ia mengatakan kebakaran hutan tersebut diketahui sekitar pukul 19.15 WIB berada di atas Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. “Sekitar pukul 22.30 kebakaran terpantau membesar dan merambat ke arah puncak,” katanya.
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Boyolali menutup sementara jalur pendakian ke puncak Gunung Merbabu, akibat adanya kebakaran hutan tersebut.
“Penutupan sementara jalur pendakian Gunung Merbabu tersebut dimulai sejak Kamis ini hingga waktu yang belum ditentukan atau sampai kondisi memungkinkan,” kata Kepala BTNGMb Boyolali Junita Parjanti, di Boyolali, Kamis.
Meskipun, kata dia, terjadi kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu di wilayah jalur pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang, tetapi penutupan sementara diberlakukan di lima jalur pendakian.
Menurut dia, ada lima jalur pendakian Gunung Merbabu antara lain melalui Selo Boyolali, Suwanting, Wekas, Cunthel (Magelang) dan Thekelan (Salatiga). Kelima jalur pendakian ini, semua ditutup untuk sementara guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. yds


