By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jenazah Mahasiswa UKSW yang Tersengat Listrik Dipulangkan ke Maluku
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jenazah Mahasiswa UKSW yang Tersengat Listrik Dipulangkan ke Maluku

Last updated: 3 Mei 2019 07:43 07:43
Jatengdaily.com
Published: 3 Mei 2019 07:43
Share
ilustrasi
SHARE

SALATIGA (Jatengdaily.com)- Jenazah Heard Stevenson Kelmaskosu (23) mahasiswa Universites Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, yang ditemukan tewas di sebelah tiang lampu taman yang berada di lingkungan kampus, Kamis (2/5/2019) petang tiba di kampung halaman, Maluku.

Almarhum yang berasal dari Maluku Tenggara RT 05 RW 06 Tobelo itu, sebelumnya ditemukan tewas lantaran tersengat arus listrik yang ada di tiang lampu, yang terjadi Rabu (1/5/2019) sekitar pukul 17.30 WIB – yang berada di lingkungan kampus.

Humas UKSW Anggraeni Upik kepada wartawan Kamis (2/5/2019) malam, memberikan konfirmasi. UKSW turut berduka cita atas meninggalnya mahasiswa Heard Stevenson Kelmaskosu, Rabu 1 Mei 2019. Mahasiswa tersebut meninggal karena tersengat arus listrik di kampus.

UKSW dari semalam telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga. Sampai dini hari tadi, Jumat (3/5/2019). Jenasah didampingi oleh kepala Biro Kemahasiswaan UKSW Ferry Revino, SH MH.

Pihak universitas, dalam hal ini Pembantu Rektor II Dr Sri Sulandjari menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis ini.

“Kami sangat kehilangan karena salah satu mahasiswa terbaik kami meninggal saat menunaikan tugas kemahasiswaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi penghiburan,” ujar Upik.

Upik juga memastikan, jika korban murni mengalami kecelakaan. Sebelumnya, Informasi yang dihimpun Jatengdaily.com, pada Kamis (2/5) malam menyebutkan, pertama kali korban ditemukan oleh salah seorang mahasiswa UKSW Hiskia Adriel (21).

Saat itu, saksi sedang melintas di sekitar lokasi kejadian. Kemudian, dia melihat korban dalam kondisi tergelatak di sebelah tiang lampu taman.

Kemudian Hiskia bersama temannya, Cornelius Nova Dicky Sabriawan (21) mendekat ke lokasi untuk melihat kondisi korban.

Ternyata korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, kedua mahasiswa tersebut melaporkan kejadian tersebut ke pihak kampus. Laporan diteruskan ke Polsek Sidorejo.

Tak lama kemudian, korban dibawa ke RSUD Salatiga untuk divisum. Dari hasil visum yang dilakukan oleh dokter Adrian Pratama, pada tubuh korban terdapat luka robek di hidung dan luka bakar pada tangan kiri bagian siku dengan kondisi kulit mengelupas.

Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP Joko Lelono membenarkan kejadian itu. Kepada awak media, Joko menerangkan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan petugas Polsek Sidorejo dan keterangan saksi, sebelum ditemukan tewas, diduga korban berjalan di taman dan melintasi gundukan tanah.

Kemudian korban terpeleset lalu tanganya berpegangan tiang listrik yang diduga ada arus listrik sehingga korban tersengat listrik dan tewas.

“Kejadian itu sudah ditangani Polsek Sidorejo. Berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi dan visum, diduga korban tewas karena tersengat arus listrik di taman yang berada di belakang gedung administrasi UKSW,” tandasnya. Nena-she

You Might Also Like

Dari Riset, Konsumen Masih Andalkan Gojek untuk Adaptasi Kebiasaan Baru
Himalika USM Beri Santunan ke Panti Asuhan Rumah Anak Surga
Agar Banjir di Bandara Ahmad Yani dan Stasiun Tawang Tak Terulang, Menhub: Perlu Dibangun Dam
Prilly Latuconsina Putus dari Maxime Bouttier
Usia dan Riwayat Komorbid, Pengaruhi Risiko Kematian Pasien COVID-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?