SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebagai apresiasi dan penghargaan atas prestasi atlet tim voli Untag yang telah berhasil memperoleh juara 1 pada pekan olahraga mahasiswa nasional (Pomnas) di Jakarta, semua atlet akan diberi beasiswa dan penghargaan lainnya.
Rektor Untag Prof Dr Drs Suparno MSi mengaku sangat mengapresiasi kepada para tim voli putra Untag yang sudah mengharumkan nama almamaternya. Sebagai konsekuensi dari lembaga akan memberikan kepada semua atletnya yang ikut Pomnas berupa beasiswa maupun penghargaan.
”Saya ucapkan selamat dan terima kasih, karena keberhasilan ini tidak lepas dari semangat dan komitmen para atlet, serta dukungan dari sivitas akademika Untag dan masyarakat Jawa Tengah,” tegas Suparno, Minggu (29/9).
Tim bola voli putra Untag Semarang, dalam mewakili Provinsi Jawa Tengah telah meraih juara 1 pada Pekan Olah Raga Mahasiswa Tingkat Nasional (Pomnas) yang diselenggarakan di Jakarta.
Kemenangan tim Untag (Jawa Tengah) ini diperoleh saat final mengalahkan tim voli dari Jawa Timur, dengan skor 3 : 2. Setelah sebelumnya pada semi final tim Jawa Tengah mengalahkan tim DKI Jakarta dengan skor 3 : 2. Sehingga urutan kejuaraannya, Juara 1 diraih Jawa Tengah, juara 2 dipegang Jawa Timur, dan juara 3 ditempati DKI Jakarta.
Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari besutan pelatih Edy Siswoyo dan asisten pelatih M Daeny serta Andhi Bayu Ristian selaku oficial. Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Drs Harsoyo MSi yang selama lomba telah mendampingi atletnya, telah mengucapkan puji syukur bahwa tim voli telah mendapatkan emas pada turnamen Pomnas 2019.
Menurutnya ini merupakan bentuk dari menebus kekalahan pada Pomnas tahun 2017, yang pada waktu itu Jateng hanya memempati urutan ke-2 setelah DKI Jakarta. Namun pada Pomnas 2019 kali ini, DKI Jakarta pada semi final telah dikalahkan terlebih dahulu oleh Jateng dengan skor 3 : 2.
Sehingga dalam final tersebut tim voli Jawa Tengah bertemu dengan Jawa Timur yang mana tim mereka cukup solid. Pada saat itu Jateng sempat ketinggalan dua kosong, tapi dengan tekad dan semangat juang yang tinggi, serta didukung dua atlet unggulan dari Untag yaitu Doni Haryono (timnas bola voli RI) dan Fahri yang keduanya tergabung dalam proliga, serta mengambil dua atlet dari Unnes yaitu Agung sebagai lebiro dan Theo sebagai open akhirnya bisa memperkuat tim Jateng, hingga dapat merebut kemenangan melawan Jatim, dengan skor 3:2.
Harsoyo mengatakan bahwa tradisi Untag menjadi juara voli Pomnas ini sudah diukir sejak lama, dimana pada tahun 2011 sebagai juara 1, tahun 2013 juara 1, pada tahun 2017 juara 2, dan ditahun 2019 ini kita rebut kembali menjadi juara 1.
Dia berharap para juara ini bisa maju pada tingkat internasional dan ke depan rencananya akan menyiapkan kader kader baru, karena timnas 2019 ini ada tiga orang yang usianya sudah lebih dari 23 tahun dan akan lulus pada tahun depan, sehingga perlu pengkaderan, dalam rangka menghadapi Pomnas 2021 mendatang. st


