By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kader Fatayat NU Jateng Dilatih Bertanam Hidroponik
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kader Fatayat NU Jateng Dilatih Bertanam Hidroponik

Last updated: 14 Oktober 2019 21:46 21:46
Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2019 21:46
Share
FOTO BERSAMA : Para peserta pelatihan Hidroponik Agrofarm foto bersama dengan Ketua PW Fatayat NU Jateng Tazkiyyatul Muthmainnah dan para pelatih sebelum kegiatan di Bandungan, Kabupaten Semarang, belum lama ini.Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 25 kader Fatayat NU Jawa Tengah mendapatkan pelatihan bertanam secara hidroponik,  di Hidroponik Agrofarm Bandungan Kabupaten Semarang, belum lama ini

Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Hj Tazkiyyatul Muthmainnah dalam sambutannya mengatakan, perempuan memiliki potensi yang besar untuk turut serta membangun ketahanan pangan di Indonesia. Di antaranya bercocok tanam. Namun rata-rata terkendala lahan. Oleh karena itulah pengetahuan sistem tanam hidroponik ini menjadi penting untuk di kenalkan kepada kader, karena sistem ini adalah sistem yang hemat lahan, hemat pupuk serta hemat air.

“Saya sangat berharap materi yang diperoleh disini akan dipraktekkan di rumah. Setidaknya dapat dimanfaatkan untuk ketahanan pangan keluarga. Makan dari apa yang ditanam. Tanam apa yang akan dimakan. Syukur-syukur bisa berkembang dalam skala yang lebih besar, hasilnya bisa masuk ke dunia usaha dan dunia industri.” kata Iin.

Menurut anggota DPRD Jateng dari PKB itu , hasil dari pertanian hidroponik tidak kalah dengan pertanian tradisional. Bahkan hasil panen bisa jauh lebih banyak dan lebih sehat.

Sementara itu Penanggung Jawab Hidroponik Agrofarm Bandungan, Benedictus Pratono mengatakan dalam pelatihan ini, peserta akan dikenalkan dengan sistem partanian modern yang mudah dikerjakan, bahkan di lahan yang sempit sekalipun, seperti teras.

“Kami akan memberikan materi baik berupa teori maupun praktik. Seperti pengenalan bertanam hidroponik, manfaat bertanam hidroponik, pengendalian hama , pengenalan alat, pembuatan material dan bahan hidroponik.

Selanjutnya kita juga akan praktek, dari mulai praktek menyemai, maracik nutrisi/pupuk, serta memanen.” kata Dictus. st

You Might Also Like

Pegiat Antikorupsi Jateng Wayangan di Pati
Mentan Amran Pastikan Gudang Bulog Penuh di Musim Kemarau
Arahan Presiden, Pemprov Sumbar Manfaatkan Lahan Negara untuk Relokasi Korban Bencana
Smartfren Fun Run 2025 Siap Guncang Kendal, Hadirkan Semangat Sehat dan Koneksi Tanpa Batas
1,3 Persen Penduduk Jateng Penyalahguna Narkoba
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?