By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kapolda Jateng Pimpin Shalat Ghaib untuk 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang Meninggal Dunia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kapolda Jateng Pimpin Shalat Ghaib untuk 2 Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang Meninggal Dunia

Last updated: 28 September 2019 09:08 09:08
Jatengdaily.com
Published: 28 September 2019 09:08
Share
Kapolda pimpin shalat gaib untuk dua mahasiswa yang meninggal dunia di Sulawesi. Foto: Humas Polda Jateng
SHARE

SOLO (Jatengdaily.com)- Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menjadi imam dalam shalat gaib untuk dua mahasiswa yakni Randi dan M Yusuf Kardawi Mahasiswa Universitas Halu Oleo yang meninggal dalam aksi di depan gedung DPRD Sulawesi, Jumat (27/9/2019).

Shalat gaib yang dilaksanakan di masjid An-Nur, Mapolresta Surakarta juga diikuti oleh puluhan personel Polresta Surakarta dan perwakilan dari IMM Jateng.

Usai sholat gaib, Kapolda menyampaikan, turut berbela sungkawa dan duka yang mendalam atas kejadian tersebut. Kapolda yakin bahwa Polri tidak akan tinggal diam dalam mengungkap kasus kematian dua mahasiswa tersebut.

“Saya yakin Polri dan bapak Kapolri akan proses pengungkapan. Kapolri sudah menyampaikan bahwa tindakan ini sangat disesalkan, sangat prihatin,” terangnya kepada wartawan.

Kapolda menambahkan, kejadian ini menjadi satu pelajaran bagi petugas keamanan. Dan Polri berkomitmen untuk mengungkap kasus ini. Sehingga, nantinya diketahui secara pasti siapa yang menjadi pelakunya.

“Polri berkomitmen untuk mengungkap agar jelas siapa yang menjadi pelakunya. Karena sampai tidak ada kejelasan akan muncul fitnah dan sebagainya,” ungkapnya.

Selain itu, jika kasus ini tidak berhasil diungkap maka bisa menimbulkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dan juga bisa memunculkan ketidakpuasan di masyarakat.

“Petugas Polri yang sudah ditunjuk oleh Kapolri bisa segera mengungkap. Dan membawa pelakunya untuk diproses secara hukum dengan proses yang seadil adilnya,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Mario Prakosa mendesak agar kepolisian secepatnya bisa mengungkap kasus itu.

“Kami mengutuk keras kejadian ini, dan kami meminta agar kepolisian segera mengungkap kasus kematian dua mahasiswa ini. Karena jika dibiarkan, maka gelombang aksi yang semakin besar bisa terjadi,” tegasnya. She

You Might Also Like

Formasi 3.532, Pelamar CASN Kota Semarang Tembus 25.373 Orang
Kasus Anak Terpapar Covid-19 Mengkhawatirkan, Abdul Wachid Dorong Pemerintah Beri Perhatian Khusus
Kembangkan Inovasi Kesehatan, Kompetisi Bio Farma x MIT Hacking Medicine Digelar
Rumah Zakat Dorong Minat Baca Anak di Desa Sempu Blora
Polda Jateng Apresiasi Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalulintas di Masa Mudik Lebaran
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?