By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kebaya Tetap di Hati Kartini Indonesia – dari Gelaran Pesona Kebaya Nusantara Margaria
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kebaya Tetap di Hati Kartini Indonesia – dari Gelaran Pesona Kebaya Nusantara Margaria

Last updated: 13 April 2019 17:03 17:03
Siti
Published: 13 April 2019 17:03
Share
SHARE

SEMARANG- Bulan April, tepatnya tanggal 21, diperingati sebagai hari Kartini. Wanita-wanita Indonesia, yang notabennya Kartini Indonesia kini bisa berkarya dan berkarier, berkat jasa RA Kartini. Pakaian kebaya yang dulu dikenakan RA Kartini, pun tetap di hati para Kartini Indonesia.

Bahkan, saat ini kebaya tak hanya dikenakan saat moment tertentu. Namun berbagai acara. Model klasik, kasual, dan modern tinggal pilih, untuk dikenakan. Dyah Lina Puspaningsih Asisten General Manager Margaria Batik Jateng dan DIY mengatakan, untuk rancangan kebaya selalu mengikuti tren kekinian. Bahkan untuk anak-anak muda, model kasual pun digemari. Begitu juga saat dikenakan untk acara resmi, kebaya dikemas glamour.

”Untuk yang glamour, kain brukat bisa dikombinasi dengan payet,” jelasnya, Sabtu (13/4/2019), saat acara Pesona kebaya Nusantara yang digelar oleh Margaria Batik Semarang, di Ruko Mal Ciputra Semarang.

Dalam gelaran ini, selain dalam rangka memeringati Hari Kartini, juga launching model kebaya terbaru – dan juga dimeriahkan oleh para model-model yang mengenakannya. Hadir juga Komunitas Diajeng Semarang (KDS).

Menurut Pimpinan Margaria Batik Semarang Maftukhasatus Sa’diyah, kebaya merupakan busana nasional yang punya sisi elegant. Saat dikenakan, pun membuat eksotis pemakainya. Di tangan kreativitas desainer pun kebaya menjadi pakaian yang kini bisa dikenakan dalam semua acara, tinggal menyesuaiakan desainnya saja. Warna-earnaya pun oke. Hijau botol, merah, pastel, abu-abu dan kuning. ”Oleh karena itu, kami pun selalu menciptakan desain-desain yang menarik,” jelasnya.

Apalagi saat ini kebaya telah menjadi pakaian standar yang dipakai dalam acara-acara penting di lingkungan keluarga, masyarakat dan formal pemerintahan serta kenegaraan. Sebagian desainer terus menegmabnagkan style dasar kebaya menjadi adibusana. she

You Might Also Like

Nguri-uri Budaya, Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji Ciptakan Tari Senopati Supit Urang
Tahap Ketiga, 15 Juta Dosis Vaksin Sinovac Sudah Tiba di Indonesia
Wagub Apresiasi Perayaan Idul Fitri dan Peringatan Kenaikan Isa Al-Masih Berjalan Damai
Peringati Hapernas 2023, Dinperkim Demak Serukan Penghijauan
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?