By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kemarau, Krisis Air Bersih di Kabupaten Semarang Meluas
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemarau, Krisis Air Bersih di Kabupaten Semarang Meluas

Last updated: 29 Juli 2019 16:52 16:52
Jatengdaily.com
Published: 29 Juli 2019 16:52
Share
Ilustrasi. BPBD Kabupaten Semarang melakukan droping air bersih di Dusun/Desa Plumutan Kecamatan Bancak yang warganya mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau. Foto : dok. BPBD Kabupaten Semarang.
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Krisis air bersih yang dialami oleh warga Kabupaten Semarang akibat musim kemarau saat ini mulai meluas. Terbukti, banyak masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Semarang, awalnya hanya 6 dusun wilayah tiga desa di Kabupaten Semarang yang mengajukan bantuan air bersih ke BPBD Kabupaten Semarang akibat kesulitan air bersih dampak musim kemarau. Dusun tersebut meliputi Dusun Pungkruk Desa Jatirunggo Kecamatan Pringapus, Dusun Ngropoh, Gogodalem Barat dan Gogodalem Timur Desa Gogodalem Kecamatan Bringin. Kemudian Dusun Banyutarung dan Dusun Banjarsari di Desa/Kecamatan Bancak.

‘’Droping air bersih ke wilayah yang mengalami krisis air bersih mulai kita lakukan tanggal 9 Juli 2019. Awalnya hanya enam dusun di tiga desa yang mengajukan droping air bersih ke BPBD Kabupaten Semarang,’’ ungkap Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto, Senin (29/7/2019).

Namun seiring berjalannya waktu, krisis air bersih yang awalnya melanda wilayah 6 dusun di 3 desa meluas hingga belasan dusun di 7 desa wilayah 4 kecamatan. Empat kecamatan tersebut selama ini memang dikenal sebagai daerah rawan kekeringan, yakni Pringapus, Bringin, Bancak dan Kecamatan Suruh.

‘’Tujuh desa yang sebagian warganya saat ini kesulitan air bersih akibat musim kemarau meliputi Jatirunggo Pringapus, Gogodalem Bringin, Rembes Bringin, Pakis Bringin, Bancak dan Plumutan Bancak, serta Desa Dadapayam Suruh. Total warga yang mengalami krisis air bersih di tujuh desa mencapai ribuan jiwa, kita sudah droping air bersih ke sana,’’ beber Heru Subroto.

Heru mengungkapkan, sampai tanggal 29 Juli 2019 BPBD sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 60 tangki atau setara 300.000 liter yang bersumber dari APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019. Total bantuan air bersih yang dibiayai dana APBD 2019 sebanyak 307 tangki.

‘’Prinsipnya setiap ada pengajuan bantuan air bersih kita siap melayani meskipun secara bergiliran. Karena air bersih merupakan kebutuhan pokok, apalagi menyangkut kebutuhan makan dan minum sehari-hari,’’ tandasnya sembari menyampaikan droping air bersih menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter.

Heru menjelaskan, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau di wilayah Jawa Tengah termasuk Kabupaten Semarang akan berlangsung sampai September 2019. Dia mengimbau warga yang masih bisa mengakses sumber air bersih tetapi debit airnya berkurang akibat kemarau harus menghemat penggunaan air. ‘’Jangan banyak membuang air jika memang tidak diperlukan. Sebaiknya memanfaatkan air yang ada seperlunya saja.’’ imbaunya. rus-yds

You Might Also Like

Megawati Kunjungan ke Semarang, Ganjar dan Istri Jemput di Lanumad Ahmad Yani
Tanah Longsor di Nganjuk, 20 Warga Hilang
Antisipasi Penyebaran Pandemi, Menkes: Vaksinasi Terus Berjalan
Polres Demak Sudah Ubah Lintasan Praktik Ujian SIM Menjadi S
Sindikat Rumah Produksi Film Dewasa Dibongkar, Lima Orang Ditangkap
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?