By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kemenpora Janji Pertemukan KPAI dan PB Djarum
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemenpora Janji Pertemukan KPAI dan PB Djarum

Jatengdaily.com
Published: 11 September 2019 09:27
Share
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora M Asrosun Niam Sholeh saat ditemui para wartawan saat wawancara di UIN Walisongo, Semarang. Foto: Ody
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, M Asrosun Niam Sholeh berjanji mempertemukan Persatuan Bulu Tangkis (PB) Djarum dan KPAI, soal polemik undur diri  PB Djarum dari audisi pencarian bakat di bidang bulutangkis mulai tahun 2020.

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan mengadakan pertemuan, untuk mencari jalan keluar terbaik,” ungkapnya, saat ditemui usai saat menjadi narasumber kewirausahaan di Aula 2 Kampus UIN Walisongo, Semarang, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, pada prinsipnya semua mempunyai tangung jawab untuk menumbuh kembangkan potensi anak muda, termasuk juga anak sejak dini. Di sisi lain, kata dia, semua juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk melindungi anak dari pengaruh zat aditif.

“Dalam konteks ini apakah harus menemui jalan buntu tentu tidak. Bagaimana diskusi yang bersifat konstruktif dan produktif terus dilakukan. Dengan semata kepentingan yang tunggal, yakni kepentingan pemajuan anak anak dan generasi muda yang memiliki potensi untuk ditumbuhkembangkan, didampingi, hingga sampai puncak prestasi. Itu yang menjadi komitmen kita bersama,” tandasnya.

Mantan ketua KPAI itu mengaku, pihaknya telah membuka komunikasi dengan KPAI, PB Djarum, dan pihak-pihak terkait. Sedianya, Senin (10/9/2019), sudah akan ada pertemuan namun ditunda.  “Seharusnya hari ini ada pertemuan, namun pak menteri ada acara mendadak,” katanya.

Ia menambahkan, konflik PB Djarum Vs KPAI tak melulu berdampak buruk. Menurutnya, lewat konflik tersebut membuka pelaku usaha yang lain untuk turuk berkontribusi dalam membina anak anak bangsa di ajang olahraga.

“Ini juga momentum bagi pelaku usaha  selain Djarum untuk juga turut mendedikasikan memfasilitasi anak anak Indonesia supaya berprestasi,” tutupnya.

Keputusan PB Djarum menghentikan audisi tersebut diambil usai Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) menilai ajang tersebut memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok. Ody-she

You Might Also Like

ACC Beri Tips Aman Manfaatkan Perusahaan Pembiayaan
MUF Auto Fest 2023 Hadir di Kota Semarang untuk Wujudkan Kendaraan Impian
Prof Noor Achmad Merasa Lega dapat Menyalurkan Ambulans kepada 4 Institusi
Daop 4 Semarang Layani 229 Ribu Penumpang pada Masa Libur Iduladha 1447 H dan Akhir Pekan
Menko Pangan Zulkifli Hasan di Jambore Aisyiyah Jateng: Swasembada Pangan dan Penguasaan SDA Itu Wajib!
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?