By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lulusan FH Unissula Dibekali Kemampuan Jurnalistik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lulusan FH Unissula Dibekali Kemampuan Jurnalistik

Last updated: 7 Oktober 2019 16:10 16:10
Jatengdaily.com
Published: 7 Oktober 2019 16:10
Share
Dekan FH Unissula Prof Dr Gunarto dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS berfoto bersama mahasiswa FH lulusan terbaik Sekolah Jurnalistik PWI Jateng. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)-Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula Prof Dr Gunarto mengatakan, sekolah jurnalistik penting untuk tambahan kompetensi mahasiswa. ”Ini seperti yang diperintahkan oleh Kemenristekdikti, dimana lulusan S1 harus punya ijasah, transkrip nilai, dan surat pendamping ijazah,” jelasnya.

Hal ini dikatakan dalam peresmian kelulusan Sekolah Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Paket 6 Pekan, Angkatan VIII Tahun 2019, kerjasama PWI Jateng dengan Fakultas Hukum (FH) Unissula, Senin (7/10/2019), di kampus Kaligawe yang diikuti 192 mahasiswa.

Dalam kesempatan ini, sepuluh mahasiswa dinyatakan sebagai lulusan terbaik. Yakni Geulis Fahma Astria, Rino Laksono Aji, Nanda Afnendy P, Raharjo Gigih KW, Ade Irya Al Amin, Filka Desi Wahyu Oktaviani, Dita Dwi Yunitasari, Aulia Ramdani Y, Fuji Lestari, dan Karisma Dyah Ayu.

Menurutnya, salah satu kompetensi sebagai pendamping ijazah adalah keahlian menulis. Sebab, diakui, kompetensi lulusan FH di Indonesi secara umum, masih rendah untuk menulis legal opinionatau praktik penulisan pendapat hukum.

Dengan memiliki kompetensi pendamping untuk kelulusan ini, maka menurut Prof Gunarto diharapkan lulusan akan mudah memasuki pangsa kerja dengan lebih cepat. Sedangkan rata-rata masa tunggu, setelah lulus untuk mendapatkan kerja adalah enam bulan. ”Jadi, diharapkan dapat cepat kerja,” jelasnya.

Pasalnya, Uuntuk memasuki pangsa kerja, butuh keahlian. ”Lulusan kami rata-rata enam bulan sudah diterima kerja. Di satu sisi, saya berharap alumni untuk giat menulis,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS mengatakan, PWI memberi pelatihan bukan hanya bagi wartawan. Namun juga mahasiswa untuk menebar virus jurnalistik sebagai bagian penambahan kompetensi. Sehingga bisa jadi bekal penulisan minimal jadi kompetensi tambahan.

”Mahasiswa akan punya nilai tambah sekaligus menjadi pembeda dengan yang lain, bila mereka membekali diri dengan kemampuan menulis. Sebab, ada nilai plus dan salah satu bekal untuk berkompetisi,” jelasnya. she

You Might Also Like

8 Pimpinan Fraksi DPRD Jateng Terbentuk, Terdapat Fraksi Gabungan
Setelah Kudus, Kasus Covid-19 di Jepara Diwaspadai Meningkat
DPRD dan Eksekutif Siap Perkuat Sinergi Memajukan Jawa Tengah
Dibuka Menpora, 1.724 Atlet Disabilitas Ikuti Ajang Pesonas 2022
KPK Indikasikan Ada Pihak Halangi Proses Penyidikan Kasus Suap Wali Kota Bandung
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?