By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa Jepang Kunjungi Sekolah Pinggiran
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa Jepang Kunjungi Sekolah Pinggiran

Jatengdaily.com
Published: 2 Mei 2019 19:23
Share
Kejari Komatsuzuki, mahasiswa asal Jepang berkunjung ke SD Muhammadiyah Suruh. Foto: nena
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Pertukaran budaya antadua negara kerap dilakukan oleh mahasiswa. Termasuk mahasiswa Jepang, yang berkunjung ke SD Muhammadiyah Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis (2/5/2019).

Dia adalah Kejari Komatsuzuki. Mahasiswa Jepang yang datang ke Indonesia sejak sepekan lalu itu, sengaja mengisi liburannya pulau Jawa khususnya dengan berkunjung ke sekolah-sekolah pinggiran Kabupaten Semarang. Kedatangan pemuda Jepang ini, juga berkat kerjasama Komatsuzuki dengan sahabat kentalnya seorang mahasiswa IAIN, Muh Arif.

Para siswa pun antusias menyambutnya.Tak hanya berdialog dalam bahasa Inggris, usai menyapa siswa di mushola sekolahan, Komatsuzuki juga berkesempatan mengajarkan bahasa asalnya, yakni Jepang kepada para siswa kelas V dan VI.

“Komatsuzuki sebelumnya sudah pernah ke Indonesia tahun 2018 lalu, saat itu juga melakukan kegiatan serupa yakni memberikan pendidikan bahasa Inggris di Pekalongan,” papar Arif didampingi Guru Bahasa Inggris SD Muh Suruh, Dian Amalia serta sejumlah guru lainnya.

Sementara, Wahid Joko Rusmanto Guru Agama setempat mewakili Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Suruh, Nur Hidayat menambahkan, kehadiran mahasiswa Jepang Komatsuzuki, mengajarkan bahasa Inggris dan Jepang diharapkan bisa berlanjut lagi.

“Dan tidak hanya sekali ini saja kalau perlu menjadi agenda tahunan. Karena dengan kegiatan ini, anak-anak mempunyai keberanian untuk bertanya dan menambah pengetahuan serta pengalaman langsung dengan orang asing,” papar Wahid Joko Rusmanto.

Ia menilai, dengan kehadiran mahasiswa Jepang, para siswa SD Muhammadiyah Suruh bisa mengenal, berkomunikasi dan ada keberanian untuk bertanya kepada warga asing. nena-she

You Might Also Like

KPU Pastikan di TPS Ada Template Braille untuk Tunanetra
Natal Bersama TNI AU 2021, Mengelola Perbedaan Membutuhkan Kebijaksanaan
Makan Siang Gratis Anak Sekolah Ala Prabowo Gibran Disimulasikan
Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Tiba di Qatar
Aturan Baru: Pergantian Pelat Nomor Putih dan Pemasangan Chip Tanpa Biaya, Berlaku mulai 2022
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?