PEMALANG (Jatengdaily.com)-Melihat potensi Desa Jurangmangu yang dikenal sebagai penghasil kopi, dan selama ini dijadikan sebagai minuman saja, namun dari inovasi para mahasiswa Universitas Pancasakti Tegal (UPS) dijadikan kerupuk kopi.
Menurut Basir perangkat Desa Jurangmangu krupuk kopi rasanya enak dan gurih. “Kerupuk kopi ini masih diproduksi dalam jumlah terbatas, karena baru diperkenalkan,” katanya, Selasa(3/9/2019).
Kerupuk kopi yang dibuat merupakan perpaduan dari berbagai bahan, seperti kopi, kentang, jagung, bawang putih, garam, tepung tapioka dan lain sebagainya. Dan dibuat menjadi kerupuk yang memiliki rasa enak, serta khas kopinya.
Sedangkan menurut Riska Deni A, salah satu mahasiswi yang membuat kerupuk kopi, Desa Jurangmangu ini merupakan penghasil tanaman kopi, dan masih dijual berupa biji serta minuman saja. ”Kemudian kita mencoba mengembangkanya menjadi kerupuk kopi,” jelasnya.
Sementara itu Susanti warga Jurangmangu mengatakan, baru mengetahui ternyata kopi bisa dijadikan kerupuk.
”Rasanya enak, gurih dan kopinya juga terlihat di kerupuknya, meskipun agak pahit dan warnanya kehitaman, namun tetap enak dirasakan, bahkan dirinya berencana akan memproduksinya sendiri,” ungkapnya. wing-she


