By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Berharap Sidang Sengketa Pilpres di MK Disikapi Damai
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Berharap Sidang Sengketa Pilpres di MK Disikapi Damai

Last updated: 13 Juni 2019 13:10 13:10
Jatengdaily.com
Published: 13 Juni 2019 13:10
Share
Sejumlah pekerja sektor informal, sepeti tukang parkir berharap besok sidang perdana MK berjalan lancar dan aman. Foto: ww
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)-Terkait dengan peristiwa kerusuhan yang terjadi di depan gedung Bawaslu pada 22 Mei 2019 yang lalu, warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah berharap peristiwa tersebut tidak terulang kembali pada saat sidang perdana terkait permohonan sengketa Pipres yag diajukan Prabowo – Sandi. Sidang ini, terkait sangkaan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konsitusi (MK), besok.

“Jangan sampai kerusuhan 22 Mei lalu terulang lagi, kalau bisa hindarilah. Kami mohon dari semua kalangan seperti buruh, tani, nelayan dan siapa saja untuk selalu menjaga ketertiban di Kota Pemalang,” kata Sudirman, salah satu tukang parkir di kawasan Pasar Pagi Pemalang, Kamis (12/6/2019)

Hal sama diungkapkan Rizal yang sehari-harinya berkerja sebagai pedagang di Pasar Pagi Pemalang.

Dia menuturkan kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019 lalu mengakibatkan kerugian pada warga masyarakat, terutama para pedagang. “Sebagai pedagang, kami khawatir peristiwa tersebut dapat memberikan dampak negatif ke daerah serta mengakibatkan kerugian bagi semua kalangan,” ujar Rizal.

Beberapa kerugian yang diakibatkan diantaranya kerusakan beberapa fasilitas umum,hal senada juga diungkapkan Miftahul yang berprofesi sebagai ojek online yang turut menyesalkan adanya kerusuhan pada 22 Mei lalu. “Menurut saya kerusuhan tersebut tidak perlu terjadi, saya harap warga Pemalang tidak ikut-ikutan aksi semacam itu,” kata Miftahul.

Menjelang sidang perdana PHPU 2019 di MK, Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengimbau kepada semua pihak untuk tetap membawa spirit kesucian hari raya Idul Fitri. “Mari kita hormati proses yang sedang berlangsung di MK dengan suasana penuh kedamaian,” tuturnya. ww-she

You Might Also Like

Suara Menyentuh Nurani: Fajar Tri Utami dan Radio DAIS Raih Penghargaan Bergengsi KPID Jateng 2025
Terapkan Pertambangan Terbaik, Semen Gresik Sabet Penghargaan Good Mining Practice 2023 dari ESDM Jawa Tengah
Hasil Muscab, dr Ribekan Terpilih jadi Ketua IDI Demak 2022-2025
Meriam Belina, Ikang Fauzi, Bayu Ramli & Pemain ‘Titip Bunda di Surga-Mu’ Temani Penonton di Spesial Screening
Peringati HPN 2024, PWI Jateng Gelar Empat Agenda Besar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?