By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mbah Moen Selalu Tanamkan Jaga Persaudaraan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mbah Moen Selalu Tanamkan Jaga Persaudaraan

Last updated: 6 Agustus 2019 15:44 15:44
Jatengdaily.com
Published: 6 Agustus 2019 15:44
Share
Menag Lukman Hakim Saifudin memberi sambutan sebelum jenazah KH Maimun Zubair dibawa ke Masjidil Haram untuk dishalatjenazahkan. Foto: dok. kemenag
SHARE

MAKKAH (Jatengdaily.com) – Bangsa Indonesia kehilangan salah satu kiai tertua di negara ini, Almukaram Kyai Maimun Zubair atau yang lebih akrab disapa Mbah Moen yang wafat di RS An Noor, Makkah pada hari ini, Selasa (06/08) pukul 04.17 WAS.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengenang Mbah Moen sebagai sosok yang memiliki komitmen yang luar biasa terhadap kebangsaan, karena senantiasa mengingatkan untuk selalu menanamkan rasa cinta kepada tanah air.

“Hari-hari terakhir beliau, kalau kita cermati ceramahnya itu banyak berbicara tentang bagaimana kita semua senantiasa menjaga keutuhan persaudaraan kita sebangsa, menjaga kesatuan Indonesia kita, cinta kepada tanah air,” ujar Menag Lukman, Selasa (6/8/2019).

“Beliau sampaikan itu dengan basis argumentasi keilmuan, keislaman. Itu menunjukkan betapa beliau memiliki komitmen yang luar biasa cintanya terhadap tanah air dan tentu ini bagian yang harus kita jaga dan pelihara,” imbuh Menag seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menag berharap dengan kepergian Mbah Moen sebagai ulama paling sepuh, akan hadir pengganti-pengganti yang akan meneruskan perjuangan Mbah Moen nantinya.

Menanggapi kepergian Mbah Moen yang mengejutkan banyak pihak, Menag Lukman mengatakan bahwa Mbah Moen wafat dengan husnul khotimah karena tidak merepotkan banyak pihak.

“Subhanallah, beliau cepat sekali berpulang dan dengan cara yang sangat baik, sama sekali tidak ada yang direpotkan oleh kepulangan beliau,” ujar Menag.

Menag menuturkan bahwa Mbah Moen sebelumnya tidak mengeluhkan rasa sakit tertentu, bahkan kesaksian para kerabat dan keluarga sampai malam hari sebelum wafat, Mbah Moen masih berdialog, tidak ada tanda-tanda dalam pengertian sakit keras atau sakit yang serius.

“Alhamdulillah cepat sekali beliau pulang dan ini juga yang beliua kehendaki, beliau ingin berpulang di hari selasa di Makkah, nampaknya banyak keinginan-keinginan beliau yang Allah kabulkan,” pungkas Menag Lukman. yds

You Might Also Like

Kabupaten Tegal Siapkan Sembilan Rumah Sakit untuk Tangani Corona
Musim Pancaroba, Mbak Ita Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan dan Waspadai Sejumlah Penyakit
Pembelian Tiket KA untuk Keberangkatan Mulai 26 Oktober Wajib Gunakan NIK
Banjir Meluas di 13 Kecamatan, Bupati Tetapkan Status Demak Tanggap Darurat Bencana
Ekspresi Moderasi Beragama Pesantren dan Etnis Tionghoa di Kampung Pecinan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?