By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Menyusul Kembali Meletusnya Gunung Merapi, Masyarakat Diminta Terus Waspada
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Menyusul Kembali Meletusnya Gunung Merapi, Masyarakat Diminta Terus Waspada

Last updated: 18 November 2019 09:38 09:38
Jatengdaily.com
Published: 18 November 2019 09:36
Share
Gunung Merapi. Foto: dok. BPPTKG
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com)- Menyusul meletusnya GUnung Merapi, pada  Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 10.46 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat sekitar tetap awas dan waspada.

“Potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif,” tutur Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya melalui pesan singkat.

Menurut Agus, area dalam radius 3 kilometer puncak Gunung Merapi harus steril dari aktivitas manusia. Masyarakat diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik, baik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, hujan abu tipis turun di Desa Sumber dan Keningar, Kecamatan Dukun.

Desa Sumber dan Keningar berada di Kecamatan Dukun bagian barat daya dengan jarak sekitar 11 sampai 12 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Dirinya meminta agar masyarakat selalu mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemerintah setempat. “BPBD kami minta siaga,” kata Ganjar.

Ganjar juga memerintahkan agar para relawan pengurangan bencana serta kelompok-kelompok masyarakat peduli bencana untuk terus bergerak melakukan sosialisasi. Masyarakat harus terus diedukasi mengenai pengurangan resiko bencana.

“Jika nanti kondisinya meningkat, saya minta masyarakat untuk segera mengungsia,” tegas Ganjar.

Status gunung Merapi sampai saat ini berada di level II atau waspada. Beberapa waktu sebelumnya, Merapi beberapa kali meletus dan mengeluarkan asap tebal. Letusan sebelumnya terjadi Senin (14/10) lalu dengan kolom asap setinggi 3000 meter dari puncak. Setelah itu, Merapi kembali mengalami letusan pada November dengan kolom asap setinggi 1.500 meter dari puncak. she

You Might Also Like

Siapkan Tempat bagi Para Peneliti dan Periset Kota Semarang, Mbak Ita Resmikan Co-working Space BRIN
Virgoun akan Jalani Rehabilitasi Tiga Bulan
PT KAI Daop 4 Gelar Apel Siaga Nataru 2025–2026, Antisipasi Banjir dan Lonjakan Penumpang
Mahasiswa KKN Undip Sosialisasikan Makanan Sehat & Sirup Wedang Jahe di Era New Normal
Gerakan Nasional Aksi Bergizi, Ratusan Pelajar Madrasah Diajak Mabar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?