By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Menyusul Status Gunung Slamet Waspada, Pemkab Pemalang Siap Ungsikan Warganya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Menyusul Status Gunung Slamet Waspada, Pemkab Pemalang Siap Ungsikan Warganya

Last updated: 12 Agustus 2019 17:22 17:22
Jatengdaily.com
Published: 12 Agustus 2019 17:22
Share
Gunung Slamet dalam pantaun. Foto: wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com) -Terkait naiknya status Gunung Slamet dari normal ke waspada, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah bersiap untuk mengungsikan warga ‎yang berada di radius berbahaya dari Gunung Slamet jika terjadi Erupsi.

Aktivitas gunung yang berada di perbatasan lima kabupaten itu terpantau mengalami peningkatan. “Kalau status dinaikkan jadi siaga tentu jarak radius (bahaya) bertambah.

Kalau memenuhi jarak radius nanti kita ungsikan. Jadi tidak terjadi hal-hal yang bahaya‎,” kata Bupati Pemalang Junaedi saat mendatangi Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

  • Bupati Pemalang saat memantau Posko Gunung Slamet. Foto: wing

Junaedi mengatakan, jalur evakuasi di desa-desa yang berada di wilayah terdampak Gunung Slamet sudah ada. Keberadaannya diharapkan bisa memudahkan warga untuk menuju ke tempat yang lebih aman jika sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Pelatihan evakuasi juga sudah dilakukan sehingga masyarakat tidak panik kalau ada bencana. Mereka siap antisipasinya bagaimana. Kalau logistik sifatnya darurat, jadi sudah stand by untuk antisipasi kedaruratan‎,” jelasnya, Senin (12/8/2019).

Junaedi menyebut, desa di wilayah Kabupaten Pemalang yang terdekat dengan puncak Gunung Slamet berjarak 3,9 kilometer. Sehingga warga di desa setempat masih berada di luar radius bahaya yang ditetapkan.

“Desa terdekat 3,9 kilometer. Jadi masih aman. Warganya sudah biasa karena peningkatan aktivitas Gunung Slamet ini siklus. Kesiapsiagaannya sudah bagus,” kata dia.

Meski demikian, Junaedi mengimbau‎ warga untuk tetap waspada saat beraktivitas. Sebab aktivitas vulkanik Gunung Slamet bisa sewaktu-waktu mengalami peningkatan dan statusnya dinaikkan menjadi siaga (level III).

“Saat ini status masih waspada. Masyarakat tetap beraktivitas tapi waspada. Tidak boleh mendekati radius dua kilometer dari puncak,” ujarnya.

Bupati Pemalang Junaedi memberikan keterangan saat mendatangi Pos Pengamatan Gunung Api Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Minggu 11 Agustus 2019.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan di Pos Pengamatan Gunung Api Slamet Desa Gambuhan Minggu 11 Agustus 2019 dari pukul 12.00-18.00, Gunung Slamet terekam mengalami gempa tremor terus menerus dengan amplitudo 0,5-3 milimeter dan 42 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-13 milimeter.

Sedangkan pengamatan secara visual pada kurun waktu yang sama, ‎puncak gunung terpantau mengeluarkan asap berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 25-50 m di atas puncak kawah.

‎Petugas pengamat di pos pengamatan, Rusdi mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan, aktivitas vulkanik Gunung Slamet terpantau mengalami peningkatan dibandingkan pada Sabtu 10 Agustus 2019.

“Amplitudo gempa tremornya membesar. Dari yang dominan satu milimeter sekarang menjadi dua milimeter. Untuk status, masih waspada atau level II,” kata Rusdi, Minggu 11 Agustus 2019. wing-she

You Might Also Like

Peduli Kesehatan Warga Tanjung Mas, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Rumah Sehat Pertamina
Penyelamatan Pilot Susi Air Berfokus di Kabupaten Nduga
Pemprov Jateng Optimalisasi Anggaran untuk Perbaikan Jalan Imbas Cuaca Ekstrem
Pemkab Batang Sediakan 3 Bus Mudik Gratis untuk Angkut Warganya dari Jakarta
Keppres Kewarganegaraan Ditandatangani Jokowi, Pemain Naturalisasi Shayne Pattynama Tambah Kekuatan Timnas
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?