By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pangdam Pimpin Tabur Bunga di Atas Kapal Menjangan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pangdam Pimpin Tabur Bunga di Atas Kapal Menjangan

Last updated: 10 November 2019 15:41 15:41
Jatengdaily.com
Published: 10 November 2019 15:41
Share
Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi memimpin upacara tabur bunga memperingati Hari Pahlawan ke-74 di Pelabuhan Tanjung Emas, Minggu (10/11/2019).Foto:hms
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi memimpin upacara tabur bunga memperingati Hari Pahlawan ke-74 di Pelabuhan Tanjung Emas, Minggu (10/11/2019). Upacara tabur bunga turut dihadiri Pj Sekda Provinsi Jawa Tengah Heru Setiadhie, Kepala Basarnas Jateng Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, dan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Semarang Kolonel Laut (P) Musleh Yadi.

Ratusan peserta upacara lain dari komponen pelajar, Pramuka, TNI Angkatan Laut, Balai Karantina Pertanian dan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tabur bunga dilaksanakan di atas Kapal Angkatan Laut Menjangan.

Diperingatinya Hari Pahlawan tahun ini yang bertema “Aku Pahlawan Masa Kini”, menurut Pj Sekda Provinsi Jawa Tengah, setidaknya memberikan tiga pesan bagi para generasi milenial. Pesan pertama adalah, anak muda saat ini dituntut bisa menangkap peluang di era revolusi industri 4.0, dengan kompetisi yang tanpa batas/ borderless.

“Kalau dulu pahlawan berjuang mengorbankan nyawa, harta dan jiwanya melawan penjajah, sekarang di era milenial memasuki era kompetisi. Kompetisinya sudah go international, tanpa batas,” jelas dia.

Pesan berikutnya adalah, anak muda harus memiliki semangat juang, inovasi, kreativitas dan semangat berkompetisi. Karakter ini diperlukan, agar bisa mengelaborasi dan mengeksplorasi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia.

“Mengingat kita negara kaya, tapi kalau kita tidak bisa mengelaborasi dan mengeksplorasi, maka itu hanya sekadar sebagai potensi. Sangat disayangkan kalau kekayaan kita yang mengeksplorasi dan mengeksploitasi dari pihak luar,” katanya.

Terakhir, Heru mengingatkan, meski anak-anak muda memiliki ilmu setinggi langit, dan punya kompetensi keahlian yang hebat, jangan sampai melupakan sejarah. Semangat merah putih harus  terus dijaga sampai kapan pun.

“Kalau bicara sejarah, kepahlawanan, pasti bicara akar sejarah NKRI itu kapan? Ya sejak Proklamasi. Maka saya titip kepada rekan-rekan muda, jangan lupakan akar sejarah. Kalau Bung Karno menyebutkan jas merah. Kita itu satu NKRI. Jangan dipecah belah. Jaga dan utamakan semangat toleransi. Semangat merah putih mesti kita jaga,” pungkasnya. st

You Might Also Like

Obat Isoman Pasien COVID-19 Masih Gratis, Bisa Ambil Langsung ke Apotek
Ada Event Semarang Heritage Family Run dan Semarang Flower Festival, Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran Tutup Sementara, Simak Waktunya
Kapolda Jateng Hadiri Trabas Kamtibmas di Kendal
Fiesta Ramadan Bersama Wartawan, PWI Pusat hingga Daerah
Mantan Mendag Tom Lembong Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Impor Gula
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?