By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pegiat Antikorupsi Jateng Wayangan di Pati
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pegiat Antikorupsi Jateng Wayangan di Pati

Last updated: 21 September 2019 17:39 17:39
Jatengdaily.com
Published: 21 September 2019 17:36
Share
Seno Nugroho. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Para pegiat antikorupsi Jawa Tengah menggelar pentas wayang kulit berjudul ‘Wahyu Purboningrat Calon Jaksa Agung Negeri Amarta’, Minggu (22/9/2019 malam mulai pukul 21.00 WIB.

Pentas digelar di Alun-alun Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati dengan dalang Seno Nugroho.

Koordinator kegiatan Boyamin Saiman mengatakan, pentas wayang kulit semalam suntuk ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan menyesuaikan dengan situasi perilaku tindak korupsi saat ini yang masih marak.

Dalam cerita tersebut, Arjuna bersedia mengorbankan dirinya kena panah Dewa Srani demi melindungi Punokawan. Ketulusan hati Arjuna berkorban demi punokawan/rakyatnya akan dikenang sepanjang masa sebagai improvisasi lakon wayang.

Menurut Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) ini, Gending Sendon Tlutur Ayak Ayak Mijil Layu Layu, saat mengiringi kematian Arjuna akibat panah Dewa Srani akan menimbulkan nostalgia dengan dalang Ki Narto Sabdo yang setiap adegan kematian/gugur wayang diiringi gending ini. Sehingga penonton akan larut ikut bersedih dan menangis.

“Wayang mampu menjawab dan solusi masalah kekinian. Wahyu Purboningrat perwujudan lelaki sejati yang akan menegakkan keadilan dan memberantas korupsi (Jaksa Agung), sebagai bentuk wayang mampu menjadi kritik dan solusi keadaan yang terjadi saat ini. Di mana saat ini banyak pejabat yang korupsi dan mementingkan kelompok dan partainya,” ungkap Boyamin. yds

You Might Also Like

Biar Terampil Bicara, Atikoh Tantang Anggota Bacakan Sambutannya
Dapat Bantuan RTLH, Mbah Sukijan dan Mbah Narni Sumringah
Komunitas Reptiler Edukasi Seluk Beluk Ular
Presiden Saksikan Aktivitas Penambangan Tambang Tembaga Bawah Tanah di Mimika
Waspadai Rabies, Segera ke Faskes Jika Digigit Anjing!
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?