By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pemerintah Pusat Dukung Pemkot Semarang Hibahkan Sebagian Aset
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemerintah Pusat Dukung Pemkot Semarang Hibahkan Sebagian Aset

Jatengdaily.com
Published: 4 September 2019 22:06
Share
Wali kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah aset dari pemerintah pusat. Foto: Ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mewakili Pemerintah Kota Semarang menerima hibah dari Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR pada, Rabu (4/9) di Jakarta. Salah satunya hibah dengan nilai Rp 505 miliar berupa saluran drainase, termasuk aset stasiun pompa air dan retensi, rumah susun permanen di Kudu serta jalan desa.

Usai penandatanganan serah terima aset barang milik negara, Hendi sapaan akrab wali kota mengungkapkan bahwa, serah terima ini merupakan solusi dari pertanyaan audit BPK yang senantiasa mempertanyakan pencatatan aset milik daerah.

“Dalam setiap pemeriksaan BPK yang selalu ditanyakan asetnya bagaimana, dan setelah penandatanganan ini, Alhamdulilah, bisa menjadi lebih clear karena hitam-putihnya jelas,” ujar Hendi dalam press rilis yang dikirim humas Pemkot, Rabu.

Total terdapat Rp 1,6 triliun, aset yang dihibahkan Dirjen Cipta Karya kepada pemerintah daerah, di antaranya, Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Kota Surakarta, Pemerintah Kota Tegal, Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Pemerintah Kota Tanjung Balai dan juga Pemerintah Kabupaten Asahan.
Pemkot hari ini mendapatkan bantuan untuk drainase cukup besar, Rp 504 miliar dan juga pompa polder, lalu Rusunawa. Atas hibah, hal tersebut Hendi mengucapkan terima kasih kepada negara, khususnya Dirjen Cipta Karya atas bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan ke depan mudah-mudahan masih cukup banyak supporting anggaran dari Cipta Karya khususnya untuk bisa membuat wilayah kita menjadi lebih baik dan lebih maju,” ungkap Hendi.

Atas hibah tersebut, Hendi bersama jajarannya berkomitmen untuk merawat dan mengelola aset-aset tersebut agar dapat berfungsi dengan baik dan bermanfaat.
“Tahun depan akan kita anggarkan untuk pemeliharaannya. Karena banyak orang awam mengatakan orang Indonesia pintar membangun tapi merawatnya kadang-kadang lupa. Lewat program ini kami berkewajiban untuk mengelola.” tegas Hendi.
Hal senada juga disampaikan Dirjen Cipta Karya, Danis Hidayat Sumadilaga, harapannya, agar aset hibah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemerintah daerah.
“Saya mengharapkan pemerintah daerah dapat lebih optimal dalam memanfaatkan serta memelihara. Bukan masalah aset saja, bukan operasi pemeliharaan saja tapi bagaimana sustainability keberlanjutan dari aset tersebut,” ujar Danis.

Terkait aset Stasiun Pompa dan Kolam Retensi yang dihibahkan kepada Pemerintah Kota, fasilitas ini memberikan dampak dan bernilai besar bagi penanganan banjir di Kota Semarang. Sejak dibangun tahun 2009 hingga 2016, stasiun pompa berkapasitas 35 m3/detik tersebut dapat menampung debit air sebanyak 130.000 m3.
Menurutnya, keberadaan kolam retensi tersebut mampu mengatasi permasalahan kronis genangan banjir dan rob di Kota Semarang wilayah tengah antara Kanal Banjir Barat dan Kali Banger.Ugl–st

You Might Also Like

Epy Kusnandar Telah Ditetapkan Jadi Tersangka, Diduga Alami Depresi dan Dirawat di RSKO
Malam Ini Timnas U17 Hadapi Kuwait di Kualifikasi Piala Asia U17 2025
Cuaca Ekstrem Diprediksi Seminggu, Kepala Daerah dan BPBD Diminta Siaga Satu
Pembelian Beton Lebih Cepat dan Aman, SBI Gandeng Standard Chartered Bank Hadirkan Sistem Pembayaran Digital
Anak Usia 6-11 Tahun Boleh Divaksinasi COVID-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?